Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Minggu, 27 09 2020
INDEX BERITA

Sekelompok Orang Yang Di Bawa Marlis Rusak Fasilitas Warung Tuak
SD Negeri 61 Pekanbaru Raih Juara 2 FLS2N Tingkat Kota dan Juara 3 Tingkat Provinsi
HL Seorang Janda Di Temukan Sudah Tidak Bernyawa Di Kamar Hotel
Judi Jenis Togel Marak Di Kec. Siak Hulu, Aparat Kemana saja?
Polsek Siak Hulu Kampar Ungkap Kasus Pencurian Mobil L 300
Tokoh Masyarakat Kecamatan Sirombu Gelar Doa Bersama Untuk Bapaslon ELMAR
DPW MOI Riau Rapat Eveluasi Panitia Rakerwil Lewat Zoom Meeting
Bupati Kampar Serahkan 91 Bantuan Sosial Beras (BSB)
Aliman Makmur: Areal PT RPS Bukan Lagi Di Kawasan Industri
Monitoring Dan Evaluasi Atas Progress Rencana Aksi
Bupati Kampar Tanam Benih Jagung
Nurbit : Melalui Sosialisasi Kita Berharap Masyarakat Mematuhi Protokol Kesahatan
Pasangan ELMAR Akan Berikan Garansi Dan Asuransi Jika Petani Gagal Panen
Sefianus Zai : PT. MUP Sebaiknya Taat Hukum UU Ketenaga Kerjaan
LSM: Pembangunan Danau Rusa Diduga Gagal Kontruksi
Jajaran Polda Riau Kunjungan Dan Silaturahmi Dengan Ketua DPP IKJR Prov Riau
Bupati Kampar Sosialisasikan Perbup Nomor 44 Tahun 2020
Anggota DPRD Kampar, Minta Dinas Periwisata Serius Awasi Proyek Danau Rusa Kampar
MA Pelaku Tabrak Lari Pesepeda Akhirnya Serahkan Diri
Mobil Yang Diduga Penabrak Pesepeda Akhirnya Di Temukan
Wujud Syukur Atas Anugerah Kemerdekaan Yang Ke 75, Bupati Kampar Terima UPK 75 Ribu
Penegak Hukum Dan Semua Elemen Masyarakat Harus Ambil Bagian Berantas Narkoba
Sekda Kampar : Data Kembali Masyarakat Agar Jangan Ada Yang Kelaparan Dan Pastikan Layanan Kesehatan
Sekda Kampar : Data Kembali Masyarakat Agar Jangan Ada Yang Kelaparan Dan Pastikan Layanan Kesehatan
Sekda Kampar : Data Kembali Masyarakat Agar Jangan Ada Yang Kelaparan Dan Pastikan Layanan Kesehatan
Hukrim
Terakit Kasus Penganiayaan Anak Dibawah Umur
Polres Lampura Gelar Perkara & Tetapkan Terlapor Sebagai Tersangka

Kamis, 11/07/2019 - 10:19:58 WIB
Polres Lampura Gelar Perkara & Tetapkan Terlapor Sebagai Tersangka***
 
LAMPUNG UTARA, (MTN) - Polres Lampung Utara (Lampura) telah menggelar perkara tindak pidana penganiayaan anak di bawah umur yang dialami saudara Robi Andriansyah (16) bin Mukti, warga Desa Kotabumi Tengah Barat, Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampura, di ruang Mapolres setempat, Selasa (9/7/2019).

Kejadian penganiayaan tersebut dilaporkan oleh korban Robi Andriansyah (16) yang saat ini masih duduk di bangku SMA, dengan alamat Dusun 01/RT 02, Desa Kotabumi Tengah Barat, Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampura. Atas dasar laporan/pengaduan nomor : LP / 371 / B-1 / VI / 2019 / Polda Lampung / SAT RES LU, Tanggal 02 Juni 2019, Polres Lampura kemudian melakukan penjemputan terhadap terlapor dan melakukan penyelidikan, saat ini sudah digelar perkara dan terlapor sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Diceritakan Kronologis kejadian pada hari minggu tanggal 02 Juni 2019, pada waktu kejadian pelapor sedang mengendarai sepeda motor bersama dengan saksi a.n Siti Kuraisin yang merupakan Ibu pelapor, melintas di depan rumah terlapor.

Pada saat itu, dari kejauhan pelapor melihat ada seorang anak berusia sekitar 5 tahun sedang bermain di TKP, lalu pelapor memperlambat laju kendaraan, sesampainya di TKP anak tersebut jatuh sendiri di dekat TKP dan menurut pelapor, jatuhnya anak tersebut bukan disebabkan oleh pelapor,

Melihat kejadian tersebut, terlapor keluar dari rumah dan langsung menampar pelapor, dari kejadian tersebut pelapor mengalami sakit pada pipi bawah dan mata sebelah kanan.

Atas dasar laporan tersebut, IPDA Demy Apriyadi selaku Kanit Penyidik Perlindungan Anak (PPA): membenarkan bahwa telah terjadi tidak pidana penganiayaan anak di bawah umur yang dialami oleh saudara Robi Andriansyah (16), dan telah dilakukan proses Hukum dan telah digelar perkara, saat ini terlapor telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Dia (Nopri) emosi kemudian menampar saudara Robi Andriansyah, Kerena tindakan tersebut terlapor dapat dikenakan proses hukum dengan ancaman hukumannya Tiga Tahun Enam Bulan, karena itu masih dibawah lima tahun dan bukan pasal pengecualian jadi terlapor/tersangka tidak bisa ditahan, ada beberapa pasal yang bisa ditahan seperti, penadahan, tipu gelap itu walaupun dibawah lima tahun bisa ditahan, “kata IPDA Demy saat dikonfirmasi diruang kerjanya.Selasa (09-07-2019) (Rayid-IWO)***



Komentar Anda :
Redaksi | Advertorial
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2013 - 2020 PT. Noah Mifaery Pers, All Rights Reserved