Setelah lebih dari dua bulan mengusut kasus dugaan penjualan lahan mangrove yang t" />
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Selasa, 07 Februari 2023
INDEX BERITA

Anggota DPRD Bengkalis Hadiri Musrenbang Di Kec. Pinggir Dan Talang Mandau
Rapat Paripurna DPRD Kampar, Agenda Hari Jadi Kabupaten Kampar KE-73 Tahun 2023
Kamsol Pj. Bupati Kampar, Kampar Makin Maju Dan Terbilang
Kasmarni Bupati Bengkalis Tinjau Pelabuhan Roro Sungai Selari
Bupati Kasmarni Hadiri Pelantikan DPD BMI Dan Ucapkan Selamat
Komisi I Febriza Luwu Dan Anggota DPRD Kab. Bengkalis Zuhandi Saat Hadiri Musrenbang Kecamatan Bukit
Kasmarni: Ajak Keluarga Besar Punguan Toga Manalu Mandau Dan Pinggir Kompak Bangun Negeri
Bupati Kasmarni Tekankan Untuk Menjalankan Tugas Secara Profesional
Masyarakat Desa, Desak Polda Sumut Panggil Dan Periksa EB, OB Dan LOB
Polda Riau Berhasil Amankan 276 Kg Narkotika Jenis Sabu
LSM Dan Media Laporkan Disprinda Bengakalis Ke Kejari
Bupati Rohil Afrizal Sintong Resmikan SPAM Di Bagan Punak Pesisir
Bupati Rohil Afrizal Sintong Bagikan 200 Paket Sembako
Pada Event Carfreenight, Ini Harapan Kades Selat Baru
Syahrial: TNI Angkatan Laut Merupakan Garda Terdepan
Pemkab Kampar Adakan Berbagai Lomba Jelang HUT Kampar Ke 73
Bupati Bengkalis Terima Audensi Dari Baznas
Kasmarni Didampingi Amril, Coffee Morning Bareng Para Tokoh Masyarakat Di Duri
Pj Wali Kota Muflihun: Punya Kenangan Masa Kecil Dilapangan SMEA
Afrizal Sintong Resmikan RS Awal Bros Yang Termegah Dan Terlengkap Di Rohil
Kualitas Kemajemukan, Kebangkitan Dan Kemajuan Sulawesi Selatan
Siswanto: Mari Bangun Roda Organisasi LBLK Kab. Bengkalis
Sofyan Wakil Ketua II DPRD Bengkalis Sambangi Jajanan Kuliner Sri Pulau
Polres Bengkalis Kembali Mengungkap Kasus Narkotika Jenis Sabu
Bupati Rohil: Sekda Merupakan Bapaknya ASN
Bengkalis
Terkait Dugaan Pembelian Lahan Mangrove Di Desa Senderak
Bos Tambak Udang CV HJA Diperiksa Jaksa 9 Jam

Kamis, 01/12/2022 - 20:51:30 WIB
Bos CV HJA Tambak Udang Diperiksa Kejaksaan Selama 9 Jam ***
 
TERKAIT:
   
 
BENGKALIS, (MTNc ) - Setelah lebih dari dua bulan mengusut kasus dugaan penjualan lahan mangrove yang termasuk dalam Hutan Produksi Terbatas (HPT) oleh Kades Senderak Harianto telah memasuki babak baru, yakni dari penyidikan ke penyidikan.

Status ini meningkat, setelah penyidik ​​khusus pidana (Pidsus) Kejari Bengkalis dimintai keterangan saksi, lebih dari 30 orang diperiksa, yakni saksi dari kelompok tani dan juga saksi lainnya.

Bahkan pada Rabu (30/11/2022), petugas penyidik ​​Bengkalis juga memeriksa seorang operator tambak bernama Ahuat Alias ​​Suhadi dari Jalan Antara RT 002, RW 001 Desa Wonosari Kecamatan Bengkalis, Direktur CV Hokky Jaya Abadi sebagai pembeli lahan mangrove .

Ahuat Alias ​​Suhadi yang mengenakan kaos warna merah marun didampingi kuasa hukumnya Jamaluddin SH menanggapi panggilan penyidik ​​sekitar pukul 11.00 WIB dan langsung masuk ke ruangan Penyidik ​​Pidsus di belakang kantor Kejari Bengkalis yang saat ini sedang menjalani rehabilitasi marathon. .

“Ya, statusnya sudah dinaikkan, dari penelitian ke penyidikan. Pemilik tambak udang hari ini kami periksa untuk dimintai keterangannya sebagai saksi," kata Kabid Pidsus Kejari Bengkalis Nofrizal, Rabu (30/11/2022).

Ia mengatakan, proses penyidikan dugaan korupsi penjualan lahan mangrove di Desa Senderak, Kecamatan Bengkalis, awalnya mendapat laporan dari masyarakat.

“Setelah lama melakukan penyelidikan, dan kami juga sudah turun ke lapangan untuk mengecek titik-titik koordinat tanah, penyelidikan terus dikembangkan dengan meminta keterangan saksi-saksi,”

Ahuat Alias ​​Suhadi saat dikonfirmasi media terkait 9 jam diperiksa di kamar karena pidsus dan berapa pertanyaan yang diajukan penyidik ​​Ahuat tidak menjawab pertanyaan media". (Safrizal) ***

Editor: Sarah


Komentar Anda :
Redaksi | Advertorial
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2013 - 2020 PT. Noah Mifaery Pers, All Rights Reserved