Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Selasa, 09 08 2022
INDEX BERITA

Masyarakat Desa Luaha Laraga Apresiasi Kinerja Pemdes
Penganiayaan Yang Dialami EraEra Gea Dengan Pelaku Hezatulo Gea Berujung Damai
Harimau Singa Pun Mengaung Bupati Khenoki Tidak Akan Gentar
APBDes Desa Mohili Berua Botomuzoi Tahun 2017-2022 Telah Terlaksana Sesuai Musdes
LSM: Terkait Pengadaan Ternak TA 2020-2021, Akan Segera Laporkan Dinas Bersangkutan
AKBP Didik Priyo Sambodo Kapolres Kampar Tinjau Personil Pam KUD Iyo Basamo
Laporan Masyarakat Desa Mohili Berua Botomuzoi, Adalah Hoax
Pemuda Milenial Dan Para Aktifis Minta Kepastian Hukum, Terkait Dugaan Korupsi Sekretariat DPRD PKU
M.Haris, CH Resmi Jabat Kades Desa Baru Yang Ke 2 Periode, Setelah Memenangkan Gugatan Rivalnya
Rokan Hilir Raih Juara Umum Pehelatan MTQ XL Tingkat Provinsi Riau Tahun 2022
Pj Wako Muflihun: Harap Pordasi Pekanbaru Makin Sering Menggelar Event Berkuda
Wagubri Panen Hasil Tanaman Taman Edukasi Dinas Pertanian Rohil
Afrizal Sintong Bupati Rohil Saksikan Final Tilawah Dan Kunjungi Stand Bazar UMKM
Miris, Salah Satu Korban Selamat Tabrak Lari, Menjadi tahanan Polres Pelalawan
Afrizal S: MTQ Merupakan Salah Satu Sarana Silaturahmi Bagi Seluruh Kafilah Se Provinsi Riau
Muflihun: Program TMMD Sebagai Terobosan Yang Efektif, Efisien, Dan Produktif
Agung Nugroho Lakukan Inspeksi Mendadak Ke SMAN 5 Kota Pekanbaru
Pasangan Suami Istri Pelaku Pembunuhan, Berhasil Di Amankan Polres Rohil
Bupati : Kami Yakin Kejari Rohil Semakin Profesional
Terkait Proyek APBN, LSM Desak Pihak Mentri PUPR Dan BPK Turun Gunung
Dalam Pengembangan UMKM, Muflihun Menyambut Langsung Perwakilan Grab Indonesia
LSM: Desak Disdik Riau Tambah Ruang Kelas SMAN Di Beberapa Daerah
Disdik Riau Bungkam Terkait Progres Beberapa Kegiatan Proyek TA 2022
Plt Kadisdik Riau Segera Mencari Solusi Atau Jalan Alternatif Menutupi Kekurangan Daya Tampung
Muflihun Pj Wali Kota Pekanbaru, Persoalan Sampah Harus Diatasi Bersama
Pelalawan
Dua Korban Tabrak Lari, Satu Meninggal Dan Satu Selamat
Miris, Salah Satu Korban Selamat Tabrak Lari, Menjadi tahanan Polres Pelalawan

Rabu, 27/07/2022 - 13:07:22 WIB
Keluarga para korban saat di laka lantas polres pelalawan ***
 
TERKAIT:
   
 
PELALAWAN, (MTNC) - Jamai Jatulo Laia (24), salah satu Korban selamat tabrak lari, ironis menjadi tahanan di polres pelalawan, tindakan penyidik pembantu pada Unit Laka Satlantas Polres Pelalawan menjadi viral di perbincangkan di kalangan masyarakat juga di berbagai mensos.

Pasalnya Jamai Jatulo Laia, adalah salah satu korban dalam insiden yang menewaskan seorang pria bernama Sokhi Natola Tafonao (36). Yang terjadi pada Minggu, tanggal 26 Juni lalu. Sekira pukul 19.30 WIB, tepatnya di Jalan Pemda (wilayah SP 7 - red), Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan-riau.

Kronologi kejadiannya, sesaat sebelum kecelakaan Jamai Jatulo Laia tengah mengendarai sepeda motor VIXION Nopol BM 2014 IB, menuju ke Sektor Pelalawan bersama Sokhi Natola Tafonao sebagai boncengannya. Sambil berjalan kendaraan mereka tiba-tiba ada satu unit diduga mobil pribadi berwarna putih melaju kencang dari belakang dan menyenggol kendaraan mereka, sehingga kendaraan mereka yang mereka kendarain sehingga hilang ke seimbang dan tersingkir sampai masuk ke parit besar. 

Akibat tersenggol kendaraan yang mereka tompangi pada saat itu juga Sokhi Natola Tafonao meninggal ditempat dan Jamai Jatulo Laia mengalami luka-luka ringan berupa goresan. Sementara yang diduga pelaku pengendara mobil berwarna putih melarikan diri.

Ironisnya atas kejadian tersebut, Jamai Jatulo Laia yang selamat dari maut malah kini ditahan di Polres Pelalawan dengan alasan kelalaian dalam berkendara.

Odilia Hulu istri Sokhi Natola Tafonao (Alm), saat dikonfirmasi media, terkait penahanan Jamai Jatulo Laia (Teman Suaminya saat kecelakaan). Mengatakan, tidak pernah membuat laporan atas kejadian tersebut. "Saya Odilia Hulu Istri Sekhi Natola Tafonao (Alm), menyatakan bahwa tidak pernah membuat laporan ataupun melaporkan kejadian ini di Polres Pelalawan," ungkapnya, Kamis (21/07/2022).

Hal senada juga di sampaikan Agustina Tafonao yang tak lain adik kandung almarhum, juga mengaku tidak pernah membuat laporan kepolisi ataupun melaporkan pengendara dalam kejadian tersebut. "Kami dari pihak keluarga almarhum, juga tidak pernah ada melaporkan Jamai Jatulo Laia, karena mereka sama-sama korban dalam kejadian itu," ucap Agustina kepada media dengan kesal.

Penelusuran media, bahkan pihak keluarga almarhum Sokhi Natola Tafonao telah membuat Surat Perdamaian' sebagai bukti tidak mempersoalkan Jamai Jatulo Laia, sekaligus diharap menjadi bahan pertimbangan bagi penyidik pembantu Polres Pelalawan di Unit Laka Lantas untuk mengeluarkan JJL dari tahanan. Pinta dan harap Agustina.

Tambah Agustina minta pihak kepolisian agar tidak salah menahan orang, dan meminta agar dalang penyebab kecelakaan, dicari oleh polres pelalawan agar bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya. Harapnya.

AKP Lily Silfiani, Kasat Lantas Polres Pelalawan, saat dikonfirmasi media terkait penahanan Jamai Jatulo Laia. AKP Lily Silfiani membenarkan penahanan Jamai Jatulo Laia (Pengendara sepeda Motor VIXION) karena mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang.

"Ya, kita menahan Jamai Jatulo Laia karena dinilai lalai dalam mengendarai dan mengakibatkan hilangnya nyawa yang dibonceng. kasus laka lantas ini atensi. Jika memang ada surat perdamaian antara keluarga almarhum (Sekhi Natola Tafona'o) akan kita pertimbangkan," cakapnya.

Dan AKP Lily Silfiani, berjanji akan meluangkan waktunya untuk bertemu dengan pihak keluarga Jamai Jatulo Laia dalam hal penyerahan surat perdamaian dan surat permohonan penangguhannya. Ujarnya. (Red) ***

Sumber: Urc

Editor: Sarah


Komentar Anda :
Redaksi | Advertorial
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2013 - 2020 PT. Noah Mifaery Pers, All Rights Reserved