Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Sabtu, 24 Juli 2021
INDEX BERITA

Catur Sugeng : Pemkab Kampar Komitmen Perjuangan Hak-Hak Anak Kampar
Yasonna Laoly Perluas Pembatasan TKA Yang Masuk Ke Indonesia Masa PPKM
Terkait Dugaan Korupsi Anggaran Rutin Bappeda Siak Donna Fitria Di Tahan
Setelah Menelantarkan Anak Dan Istri Lalu Nikah Lagi Tanpa Persetujuan Istri Pertama
Sekda Kampar Sholat Ied Dan Laksanakan Qurban Di Markaz Islamic Centre
Bupati Kampar Ikuti Rakor Bersama Presiden Dan Gubernur Riau
Sekda Kampar Pimpin Rapat Pembahasan RAPBD 2022
Bupati Kampar Dan Forkopimda Kampar Bincangkan Berbagai Persoalan Kampar Terkini
Kampar Terima Rp. 33,34 Milyar Dari Bankeu Khusus Provinsi Riau 2021
Kejari Nisel Geledah Kantor PT BNC Terkait Dugaan Korupsi Pembelian Tanah
Wapres RI, Maruf Amin Keluarkan Perintah Tegas
Bupati Kampar Lakukan Koordinasi Dengan Bupati Lima Puluh Kota
Bupati Kampar Bersama Sekda Kampar Kunjungi Kominfo Kampar
Sekdakab Pelalawan Tidak Menjawab Konfirmasi Terkait Dana Media
Bupati Rokan Hilir Afrizal Sintong Kukuhkan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga
Bupati Kampar Buka Kegiatan Pembinaan Pembauran Kebangsaan Tahun 2021
Komandan Kompi Lettu Kav. Gilang Abriawan: Pentingnya Kerjasama Dengan Media
Bupati Kampar Resmi Luncurkan Mobil Vaksin Keliling
Pemkab Kampar Terima Rp. 2,3 Miliar Dari Pajak TOL Pekanbaru-Dumai
Bupati Kampar Kembali Lantik Pengawas Dilingkungan Pemda Kampar
DPRD Kampar Bentuk Tiga Panitia Khusus (Pansus)
Sekretariat Daerah Kampar Lakukan Vaksinasi Seluruh ASN Dan THL
Perkumpulan Keluarga Besar Marga ZAI Prov Riau Resmi Di Kukuhkan Oleh Penasehat PKBM ZAI Riau
Perkumpulan Keluarga Basar Marga Zai-Riau (PKBM ZAI-Riau) Segera Di Kukuhkan
Camat Bawalato Minta Secepatnya Hasil Pemeriksaan Dari Inspektorat Kab. Nias
Nias
Sengketa Pilkada Nias Barat
AA Gulo Terima Kekalahan

Jumat, 15/01/2016 - 20:33:38 WIB
Adrianus Aroziduhu Gulo ***
 
MEDIATRANSNEWS, GUNUNGSITOLI - Sikap Adrianus Aroziduhu Gulo yang berbesar hati mau menerima kekalahan dalam Pilkada, merupakan sikap yang patut diteladani. Sebab pada zaman sekarang ini, banyak orang maunya menang terus, tetapi tidak mau kalah. Demikian dikatakan pemerhati masalah sosial Bazi Telaumbanua.

Istilahnya, siap menang tapi tidak siap kalah. Padahal seharusnya, siap menang, siap pula kalah, ujar Bazi di kediamannya, kepada wartawan, baru-baru ini.

Bazi mengakui, dalam pelaksanaan pemilu di manapun di dunia ini, memang berpotensi terjadi kecurangan-kecurangan yang merugikan pasangan calon tertentu. Namun terkadang, meski tidak ada kecurangan, namun pihak yang kalah merasa tidak puas dan mempersoalkan kekalahannya.

Padahal bila terjadi kecurangan sekalipun, kerap kecurangan itu terjadi salam skala yang sangat kecil, sehingga tidak akan berpengaruh pada hasil akhir yang diperoleh masing-masing pasangan calon, tuturnya.

Itu sebabnya, Bazi sangat mengapresiasi sikap Adrianus Aroziduhu Gulo yang tidak mau mempersoalkan hasil Pilkada ke Mahkamah Konstitusi (MK). Pilihan sikap ini, menurutnya, sangat membantu proses peralihan kepemimpinan dari pemerintahan yang lama ke pemerintahan yang baru.

Kelancaran proses peralihan kepemimpinan sangat berpengaruh pada laju pembangunan sebuah daerah atau negara. Jika peralihan kekuasaan berjalan lancar, hal itu sangat membantu pemimpin yang baru untuk berkonsentrasi dalam mempersiapkan pekerjaan sesuai program pembangunan yang dimiliki, katanya.

Bazi menilai, jika proses peralihan kekuasaan menjadi tersendat karena permasalahan hukum, maka akan banyak waktu, pikiran serta tenaga yang terkuras. Pikiran dan tenaga yang seharusnya dapat digunakan untuk mensejahterakan rakyat, malah dihabiskan untuk bertarung di MK. Begitu banyak waktu terbuang sia-sia. Ujung-ujungnya kepentingan rakyat yang dikorbankan, ujar Bazi.

Adrianus Aroziduhu Gulo, SH, MH adalah Bupati Nias Barat (petahana) yang dalam Pilkada Serentak 9 Desember kemarin, berpasangan dengan Wakil Ketua DPRD Nias Barat Oneyus Halawa, SE. Keduanya didukung oleh tiga partai politik, yakni Partai Demokrat, Partai Hanura  dan Partai Nasdem.

Pasangan yang lebih dikenal dengan sebutan AINE ini merupakan pasangan bakal calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah pertama di Kabupaten Nias Barat, bahkan pertama di seluruh Kepulauan Nias yang mendaftarkan diri ke KPU pada Minggu (26/7/2015).

Meski yakin bakal memenangkan Pilkada, namun hasil perolehan suara AINE ternyata berada di bawah pasangan FAKHE (Faduhusi Daely, S.Pd dan Khenoki Waruwu) yang didukung oleh Partai Gerindra, PDIP, PKB, PAN. Dalam situs resmi KPU disebutkan, AINE memperoleh 15.530 Suara (43,13%), sedangkan FAKHE mendapatkan 20.475 Suara (56,87%).

Berbeda dengan beberapa pasangan calon lain yang merasa tidak puas dengan hasil Pilkada sehingga mengadukan permasalahannya ke MK, pasangan AINE lebih memilih untuk bersikap legowo dengan tidak mempersoalkan hasil Pilkada.(bdk/mk)***
Editor: Monika


Komentar Anda :
Redaksi | Advertorial
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2013 - 2020 PT. Noah Mifaery Pers, All Rights Reserved