Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Sabtu, 24 Juli 2021
INDEX BERITA

Catur Sugeng : Pemkab Kampar Komitmen Perjuangan Hak-Hak Anak Kampar
Yasonna Laoly Perluas Pembatasan TKA Yang Masuk Ke Indonesia Masa PPKM
Terkait Dugaan Korupsi Anggaran Rutin Bappeda Siak Donna Fitria Di Tahan
Setelah Menelantarkan Anak Dan Istri Lalu Nikah Lagi Tanpa Persetujuan Istri Pertama
Sekda Kampar Sholat Ied Dan Laksanakan Qurban Di Markaz Islamic Centre
Bupati Kampar Ikuti Rakor Bersama Presiden Dan Gubernur Riau
Sekda Kampar Pimpin Rapat Pembahasan RAPBD 2022
Bupati Kampar Dan Forkopimda Kampar Bincangkan Berbagai Persoalan Kampar Terkini
Kampar Terima Rp. 33,34 Milyar Dari Bankeu Khusus Provinsi Riau 2021
Kejari Nisel Geledah Kantor PT BNC Terkait Dugaan Korupsi Pembelian Tanah
Wapres RI, Maruf Amin Keluarkan Perintah Tegas
Bupati Kampar Lakukan Koordinasi Dengan Bupati Lima Puluh Kota
Bupati Kampar Bersama Sekda Kampar Kunjungi Kominfo Kampar
Sekdakab Pelalawan Tidak Menjawab Konfirmasi Terkait Dana Media
Bupati Rokan Hilir Afrizal Sintong Kukuhkan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga
Bupati Kampar Buka Kegiatan Pembinaan Pembauran Kebangsaan Tahun 2021
Komandan Kompi Lettu Kav. Gilang Abriawan: Pentingnya Kerjasama Dengan Media
Bupati Kampar Resmi Luncurkan Mobil Vaksin Keliling
Pemkab Kampar Terima Rp. 2,3 Miliar Dari Pajak TOL Pekanbaru-Dumai
Bupati Kampar Kembali Lantik Pengawas Dilingkungan Pemda Kampar
DPRD Kampar Bentuk Tiga Panitia Khusus (Pansus)
Sekretariat Daerah Kampar Lakukan Vaksinasi Seluruh ASN Dan THL
Perkumpulan Keluarga Besar Marga ZAI Prov Riau Resmi Di Kukuhkan Oleh Penasehat PKBM ZAI Riau
Perkumpulan Keluarga Basar Marga Zai-Riau (PKBM ZAI-Riau) Segera Di Kukuhkan
Camat Bawalato Minta Secepatnya Hasil Pemeriksaan Dari Inspektorat Kab. Nias
Nias
Diduga Kurang Paham Penempatan Pasal
Polres Nias Membingungkan Pelapor Dalam Penempatan Pasal

Kamis, 13/12/2018 - 12:38:10 WIB
Pelapor***
 
NIAS - Polres Nias membingungkan dalam penanganan kasus atas kasus Dermawan Gea yang melapor ke Polres Nias pada hari jum'at tanggal 16/11/2018 pukul 24.40 wib bahwa telah terjadi perkelahian pengeroyokan secara fisik terhadap orang lain atau penganiayaan, sesuai dengan isi surat STPL yang diterima pelapor, Nias 13/12/18.

Nah yang menjadi pertanyaan pihak keluarga pelapor, Kenapa Tidak dicantumkan  sesuai pasal pelanggaran yang tercantum dalam undang-undang tindak pidana pasal 170 KUHP nya.

Hal ini sangat membingungkan pihak keluarga  Dermawan gea atas STPL yang mereka terima dari polres Nias.

Menurut Yusman Gea juga keluarga pelapor, seharusnya pihak polres Nias mencantumkan undang - undang tindak pidana pasal 170  KUHP, yang disangkakan kepada pihak terlapor dalam surat STPL. Kata Gea.

Apakan bukan seharusnya pihak kepolisian republik indonesia mematuhi aturan polri, yang seharusnya bentuk  surat STPL (Surat Tanda Penerima Laporan) itu sama seperti didaerah lainnya atau memang ada perbedaan...? tapi saya rasa dan setahu saya sama, atau ada aturan dalam aturan....? jelas Gea.

Dalam persoalan ini, kapolres Nias AKBP Deni Kurniawan, SIK, MH. ketika dikonfirmasi mediatransnwes.com melalui kasat Reskrim AKP, J Tarigan lewat Washap(WA) mengatakan  Bahwa STPL adalah produk SPKT pada saat terima laporan katanya. (Rls WA/YG)***
Editor: Sarah


Komentar Anda :
Redaksi | Advertorial
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2013 - 2020 PT. Noah Mifaery Pers, All Rights Reserved