Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Sabtu, 24 Juli 2021
INDEX BERITA

Catur Sugeng : Pemkab Kampar Komitmen Perjuangan Hak-Hak Anak Kampar
Yasonna Laoly Perluas Pembatasan TKA Yang Masuk Ke Indonesia Masa PPKM
Terkait Dugaan Korupsi Anggaran Rutin Bappeda Siak Donna Fitria Di Tahan
Setelah Menelantarkan Anak Dan Istri Lalu Nikah Lagi Tanpa Persetujuan Istri Pertama
Sekda Kampar Sholat Ied Dan Laksanakan Qurban Di Markaz Islamic Centre
Bupati Kampar Ikuti Rakor Bersama Presiden Dan Gubernur Riau
Sekda Kampar Pimpin Rapat Pembahasan RAPBD 2022
Bupati Kampar Dan Forkopimda Kampar Bincangkan Berbagai Persoalan Kampar Terkini
Kampar Terima Rp. 33,34 Milyar Dari Bankeu Khusus Provinsi Riau 2021
Kejari Nisel Geledah Kantor PT BNC Terkait Dugaan Korupsi Pembelian Tanah
Wapres RI, Maruf Amin Keluarkan Perintah Tegas
Bupati Kampar Lakukan Koordinasi Dengan Bupati Lima Puluh Kota
Bupati Kampar Bersama Sekda Kampar Kunjungi Kominfo Kampar
Sekdakab Pelalawan Tidak Menjawab Konfirmasi Terkait Dana Media
Bupati Rokan Hilir Afrizal Sintong Kukuhkan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga
Bupati Kampar Buka Kegiatan Pembinaan Pembauran Kebangsaan Tahun 2021
Komandan Kompi Lettu Kav. Gilang Abriawan: Pentingnya Kerjasama Dengan Media
Bupati Kampar Resmi Luncurkan Mobil Vaksin Keliling
Pemkab Kampar Terima Rp. 2,3 Miliar Dari Pajak TOL Pekanbaru-Dumai
Bupati Kampar Kembali Lantik Pengawas Dilingkungan Pemda Kampar
DPRD Kampar Bentuk Tiga Panitia Khusus (Pansus)
Sekretariat Daerah Kampar Lakukan Vaksinasi Seluruh ASN Dan THL
Perkumpulan Keluarga Besar Marga ZAI Prov Riau Resmi Di Kukuhkan Oleh Penasehat PKBM ZAI Riau
Perkumpulan Keluarga Basar Marga Zai-Riau (PKBM ZAI-Riau) Segera Di Kukuhkan
Camat Bawalato Minta Secepatnya Hasil Pemeriksaan Dari Inspektorat Kab. Nias
Pendidikan
Potong Rambut Siswa Tanpa Pemberitahuan
Wali Murid Merasa Kecewa Kepada Oknum Guru SMPN 13 Lampura

Kamis, 26/09/2019 - 20:35:42 WIB
Wali Murid Merasa Kecewa Kepada Oknum Guru SMPN 13***
 
LAMPUNG UTARA, (MTN) - Tindakan Sewenang-wenang Di lakukan Oknum  Guru SMP N 13 Kotabumi lampung utara, Pada Rabu tanggal 25/09/19 Oknum guru melakukan pengguntingan rambut terhadap siswa IBRAM mayusup mahendra siswa Bin Erwin Siswa SMP N 13 kotabumi lampung utara Pada kamis tangal 26/09/19 kembali menggunting rambut siswa Ibram mayusup mahendra Yang masih dianggap nya tidak sesuai dengan peraturan sekolah. pada tanggal 26/09/19.

Ibu santi, ibu kandung korban mengatakan merasa kecewa akan tindakan yang dilakukan oleh Oknum Guru Smp N 13 Kotabumi Lampung Utara karna melakukan tindakan tanpa pemberitahuan kepada wali murid/orang tua murid.

"Orang Tua Siswa Ibu Santi, ketika Memberikan Keteramngan Kepada  Media Kamis 26-09-2019 dikediaman Keluarganya Dicandimas, Santi Mengatakan, seharus nya Jika Ada Razia Itu Terlebih dahulu memberitahukan kepada orang tua murid tapi ini tidak, tidak ada surat atau pun pemberitahuan"ujarnya.

"Digunting pertama saya terima dan sudah saya antar anak saya untuk dirapihkan kembali, tapi Pada Hari Ini Digunting Lagi,Tau-Tau Anak Saya pulang sekolah rambut nya sudah compang camping sampai botes yang menurut saya tidak sesuai," katanya.

Lanjutnya Besok Hari Jum’at 27-09-2019 saya akan datang  Lagi kesekolahan untuk menanyakan dan meminta penjelasan atas tindakan yang dilakukan oleh guru terhadap anak saya, karena saya (santi) red, Tidak Terima Atas Perlakuan Oknum Guru Pendidik Memperlakukan Siswanya Seperti ini “tutupnya.

“Kepala Sekolah SMPN 13 Kotabumi Supriyono S,Pd Ketika Dikonfirmasi Awak Media Kamis 26-09-2019 Sekitar Pukul 19-04 WiB Melalui Via Ponselnya.08137926xxxxx.maaf saya gak bisa dikonfirmasi karena saya baru pulang dari bandar lampung, capek dan mau kerokan dulu karena masuk angin, dan masalah itu nanti saya mau tanyakan dulu sama pihak guru sekolah, maaf ya”Pungkasnya”.

“Dalam Menyikapi hal tersebut kami Minta Kepada Dinas Pendidikan lampung utara agar memberikan sanksi tegas terhadap Oknum Guru Pendidik SMPN 13 Kotabumi Agar dikemudian hari tidak terulang kembali hal tersebut. Karena seorang guru pendidik memberikan contoh dan ahlak yang baik terhadap anak didiknya.

Harusnya terlebih dahulu memberikan Teguran terhadap siswa, dan memberikan surat panggilan terhadap wali muridnya, jika terdapat kesalahan yang patal pada siswa didiknya. (Rasyid)***
Editor: Sarah


Komentar Anda :
Redaksi | Advertorial
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2013 - 2020 PT. Noah Mifaery Pers, All Rights Reserved