Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Sabtu, 24 Oktober 2020
INDEX BERITA

LAN Riau Berharap Kepada Kapolda Riau Beri Penghargaan Kepada Anggotanya
Pengrusakan Fasilitas Warung Milik YG Sudah Satu Bulan Masih Sebatas SP2HP
Pemkab Kampar Apresiasi Program Jonguok Desa Kecamatan Tambang
Field Trip Pekansikawan Jadikan Kampar Sebagai Tujuan Study Pariwisata
Warga Meminta Pihak DPRD Dan DLH Kabupaten Kampar Turun Ke Lokasi Pabrik Roti
Industry Roti Rumahan Milik Tobing Edarkan Roti Tak Berlebel
Bhabinkamtibmas Monitor Musdes Pandau Jaya
Pdt. Masieli Zendrato Prases Resort 57 Resmikan Jemaat Persiapan Faomakhöda Manggis Tobal
DPRD KAMPAR Kunjungi Tugu Khatulistiwa Makam Syech Burhanudin
Masyarakat Riau Asal Nias Barat Laksanakan Deklarasi Relawan Menangkan ELMAR
LSM Dan Aktifis: Desak Polda Riau Perintahkan Jajarannya Berantas Judi Togel
Danrem 031 Wirabima Dukung Pencegahan Dan Pemberantas Narkoba
Setelah Viral Pemberitaan Di Media Oknum Wartawan Dapat Kiriman Pistol Via WA
Bupati Kampar Kunjungan Kerja Di Desa Pandau Jaya
Sökhiaro Halawa Nakhodai DPC HIMNI Kab. Siak Periode 2020-2024
Kapolda Riau Terima Penghargaan Indonesia Award 2020
UKM LIRA Riau Sesalkan Arogansi Satpol PP Kampar
Belum Di Prosesnya Perusak Fasilitas Cafe, Kapolres Janji Akan Tanyakan Sama Kapolsek
Mendalami Fakta Baru Terkait Pembunuhan Hakim Jamaluddin
Mewakili Bupati Kampar Monitoring Seluruh Posko PSBM Yang Barada Di Siak Hulu
Pemda Kampar Terus Upayakan Pencegahan Covid-19
Kades Pandau Jaya Melaksanakan Patroli Malam
Menkes RI: Pers Pahlawan Bangsa Ditengah Pandemi
Dua Ribuan Lebih Mobil Plat Merah Nunggak Pajak
Terkait Proyek Jembatan Waterfront City Kampar, KPK Dalami Peran Dosen UI
DPRD Pekanbaru Kota
Dampak Efek Covid-19
Hamdani: Ketua DPRD Pekanbaru Tegaskan Agar Ketua RT Dan RW Harus Adil Nyalurkan Bantuan

Senin, 20/04/2020 - 11:21:35 WIB
Hamdani, Ketua DPRD Kota Pekanbaru***
 
PEKANBARU, (Mediatransnews.com) - Penyaluran dan Pelaksanaan PSBB di kota Pekanbaru masih menimbulkan problem ditengah masyarakat.

Pendataan dan pengisian Formulir yang di edarkan melalui Ketua RT, sebagai pedoman pada   warga  yang  mendapatkan bansos atas terkena dampak efek Covid-19 masih di keluhkan oleh masyarakat.

Seperti yang dialami Ibu FN, yang merupakan janda ini mengaku bahwa formulir yang sudah di isi nya  di tolak ketua RT.

"Ibu dapet dari mana blangko ini...??" Ucap Maysatoh menirukan pertanyaan ketua RTnya.

"Dari keluarga anggota dewan  pekanbaru Pak" , jawab Maysaroh kepada ketua RT.

"Kalau  blangko ini cuman di jatah 20 lembar dari pak RW, jadi saya cuman bagikan 20 lembar blangko kepada org yg saya kenal saja, dan  blangko yang saya bagikan kepada warga  itu sudah saya kasih nomor biar warga tidak sembarangan menfoto copy nya.
Jadi " Maaf Bu...,saya gak bisa nerima blangko yang dari luar yang dari saya saja," ucap pak RT, membuat Maysaroh balik kanan.

Maysaroh yang kecewa menuturkan hal ini kepada team zonariau.com pada Minggu malam 19/04 .

Juga di lain tempat yang di alami oleh warga di suatu RT di Simpang Tiga, mereka mengaku bahwa ketua RT tidak mensosialisasikan kepada warga. Hanya warga yang mengetahui dari medsos atau diberitahukan tetangganya  yang bisa dapat informasi dan mengisi Formulir pendataan.

Ketua RT FR  tersebut yang di temui oleh media ini di rumahnya , tidak menampik hal itu, beliau mengatakan bahwa tanpa pengumuman pun warga sudah mengetahui dari Medsos, ungkapnya. "Tanpa saya umumkan warga sudah banyak yang tahu, sekarang sudah 100 lebih formulir yang sudah diantar warga," ucapnya.

Hal serupa dialami oleh warga di daerah Tampan , ada ketua RT yang menolak formulir dari warga dengan alasan kuota habis.
 
Ketua DPRD Kota Pekanbaru  Hamdani yang diminta tanggapannya, mengatakan bahwa Ketua RT tidak boleh pilih kasih, mereka harus adil dan profesional.

 "Tidak boleh seperti itu pak. Ketua RT harus adil dan proporsional," Ucap ketua DPRD Pekanbaru

Ketua Dewan yang ramah kepada wartawan ini menambahkan bahwa memang Pemko sangat terbatas dalam anggaran Bansos Covid-19 ini,  " Memang dengan dana yg ada dari pemerintah tidak akan cukup untuk membantu semua warga yg berdampak. Tapi dalam pendataan seharusnya sesuai dengan syarat syarat data yang diminta," ucapnya Hamdani Via pesan WA kepada Zonariau.com. Pada  Minggu 19/04.

Hamdani berharap semua RT memaksimalkan pendataan sehingga tidak ada Bansos dari Dinas Sosial kota Pekanbaru, tidak ada yang salah sasaran nantinya, Harap Dani.

Kabag Humas Pekanbaru Irba yang di konsfirmasi tentang aturan yang di pergunakan oleh ketua-ketua RT, hingga mempersulit warga mendaftarkan diri melalui Formilir , sampai berita ini tayang, WhatsAApp Wartawan ada di balas.(Red)***



Komentar Anda :
Redaksi | Advertorial
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2013 - 2020 PT. Noah Mifaery Pers, All Rights Reserved