Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Minggu, 27 November 2022
INDEX BERITA

Kapolres Dumai Targetkan Bedah 2 Rumah Warga Tidak Mampu Setiap Bulan
Syahrial Ajak Pemprov Riau Diskusi Percepatan WPR Rupat Bengkalis
IOH Hadir Menyapa Kota Medan untuk Rayakan Era Baru, Jaringan Baru
Rapat Paripurna Dipimpin Langsung Yulisman Ketua DPRD Provinsi Riau Beserta Anggota
3 Orang Mahasiswa STIE Syariah Bengkalis Berhasil Meraih Medali Emas
Pemkab Bengkalis Terima Penghargaan Pokja PKP Terbaik
Muflihun Pj Wali Kota Pekanbaru Serahkan Zakat Secara Simbolis
Bupati: Kita Harus Tetap Bersatu, Kami Tidak Ada Membedakan
IOH Luncurkan Layanan Pengiriman Kartu SIM IM3 Secara Online
Nelayan Temukan Mayat Penumpang Roro KMP Mutiara Pertiwi 2 Terapung
Muflihun: Berharap Pemerintah Kota Pekanbaru, Tidak Ada Lagi Tundak Bayar
Pj Wako Muflihun: Evaluasi Pejabat Murni Sesuai Dengan Bidangnya
Polres Bengkalis Tangkap Pelaku Tindak Pidana Narkotika Bersama BB
Polres Bengkalis Tangkap Pelaku Tindak Pidana Narkotika Bersama BB
LSM IPPH Desak Kajati Riau Panggil Dan Periksa Satker NVT Dan Mario PPK BWSS
Bengkalis Terima DBH Migas Rp 716 Miliar, Paling Besar Di Riau
HUT Perusahaan IOH Ke-55 Tahun 2022, Selenggarakan Charity Golf & Gala Dinner
Media Tidak Harus Di Verifikasi Tetapi Berbadan Hukum Perusahaan Pers
Bupati Rohil Afrizal Sintong Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid
Bupati Diwakili Sekda Bengkalis, Buka Sosialisasi Simpeja-Bermasa
Bupati Afrizal Sintong Dan Wabup H.Sulaiman Azhar Sambangi Rumah Warga
H. Zukri Bicara Semenanjung Kampar Dan SM Kerumutan Di COP 27 Mesir
Startup Insurtech Fuse Jadikan Pekanbaru Poros Penjualan Asuransi
Bupati: Bersama Sama Merawat Toleransi Yang Sudah Telah Terbangun
Kasmarni Terima Penghargaan Pencapaian Jaminan Kesehatan Semesta
Pemprov. Riau
Bila Kasus Morlan Simanjuntak Benar
Partai PDIP Segera Ambil Sikap Terkait Kasus MS

Sabtu, 22/06/2019 - 12:29:50 WIB
Pengurus partai DPC PDI Perjuangan Kampar, Wilham Murdianto, SH Dan Marlon Simanjuntak ***
 
TERKAIT:
   
 
PEKANBARU - Terkait putusan  Mahkamah Agung terhadap kasus Pidana, Morlan Simanjuntak CS, pengurus partai DPC PDI Perjuangan Kampar, Wilham Murdianto, SH kepada wartawan, Sabtu (22/6) angkat bicara.

Menurut Wilham jika pemberitaan yang beredar di mediaonline itu benar, kita pengurus lewat mekanisme partai segera ambil sikap, apa lagi jika isu Morlan Simanuntak sudah memiliki ketetapan hukum dari MA dengan status terpidana, jelasnya

Apalagi pada pemilihan legeislatif kemarin, untuk daerah pemilihan (dapil) V Kecamatan Siak Hulu- Pantai Raja, Morlan Simanjuntak merupakan salah seorang peserta calon legislatif dan  memperolah suara terbanyak. 

Jadi dalam hal ini, kita akan melakukan kordinasi dengan DPC, DPD, DPP PDI Perjuangan untuk sebuah keputusan, tegas DPC PDI Perjuanagan Kampar Wilham Murdianto, SH kepada wartawan, Sabtu (22/6).

Lanjut Wilham, jika benar ada ketetapan hukum ditingkat kasasi Mahakamah Agung (MA) terhadapa Morlan Simanjuntak dalam dugaan pencurian besi milik eks PT Pertiwi kita minta pihak kejaksaan yang menangani perkara tersebut segera melaksanakan putusan MA. Kita dari pihak PDI Perjuangan mengharapkan ada kepastian hukum.

Kita sangat terkejut beredar kabar lewat pemberitaan mediaonline yang menyebutkan Morlan Simanjuntak sudah terpidana kejaksanaan Agung tahun 2015 lalu dan hingga kini tidak tereksekusi, ini merupakan preseden buruk penegakan hokum kita, tegas Wilham.

Mencuatnya kasus Morlan CS berawal dari Putusan Mahkamah Agung (MA) RI yang diabaikan KeJaksaan Negeri Siak, selama bertahun-tahun. Tiga terpidana kasus pencurian besi milik eks PT. Pertiwi Prima Plywood bebas menghidup udara segar tanpa dieksekusi sementara kasusnya sudah Inkrah .

Ketika terdakwa yang berseteruh dengan PT. Tropical Asiater jadi  pada tahun 2012 lalu masing-masing Alfian, Ramot Manalu, Morlan Simanjuntak dalam perkara dugaan kasus pencurian besi sebanyak 2,8 ton di lokasi eks PT. Pertiwi Prima Plywood tepatnya di Desa Pinang Sebatang Timur Kecamatan Tualang Kabuopaten siak. pada tahun 2012 silam.

Dalam amar putusan Pengadilan Negeri Siak Sri Indrapura tertanggal 10 Juni 2014 Nomor: 40/PID.B/2014/PN SIAK menyartakan terdakwa I. ALFIAN, terdakwa II. RAMOT MANALU dan terdakwa III. MORLAN SIMANJUNTAK telah terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana dan menjatuhkan Pidana Penjara terhadap terdakwa  masing-masing selama 3 (tga ) bulan.

Menimbang bahwa  Putusan Pengadilan Negeri Siak kurang memberi efek jera dan tidak memenuhi rasa keadailan terhadap para terdakwa, Penuntut Umum mengajukan permintaan banding ke pe ngadilan Negri siak pada tanggal 12 Juni 2014 dengan Akta Permintaan Banding Nomor 09/Akta Pid/2014/PN/SIAK.

Gayung bersambut, PT (Pengadilan Tinggi) Pekanbaru No: 186/PID.B/2014/PT.PBR, memutuskan  ke tiga terdakwa masing-masing terdakwa I. ALFIAN, terdakwa II. RAMOT MANALU dan terdakwa III. MORLAN SIMANJUNTAK masing-masing dijatuhi pidana penjara  8 (delapan bulan) dan menetapkan masa penangkapan dan masa penahan yang telah dijalanai para terdakwa.

Namun  putusan Pengadilan Negeri Pekanbaru dan diperkuat dengan  Putusan Mahkamah Agung RI No : 424 K / PID / 2016, ternyata para terdakwa tidak menjalaninya. Sisa hukuman lima bulan lebih yang seharusnya dijalani para terpidana diabaikan dan tidak dieksekusi Kejaksaan Negeri Siak , hingga saat ini bertahun-tahun lamanya ketiga terpidana bebas melenggang menghirup udara segar.(Rls)***
Editor: Sarah


Komentar Anda :
Redaksi | Advertorial
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2013 - 2020 PT. Noah Mifaery Pers, All Rights Reserved