Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Kamis, 29 Oktober 2020
INDEX BERITA

Diskes Kampar: Akui Pabrik Roti Milik Saut Tobing Tidak Miliki Perizinan Produksi PIRT
Mabes Polri Mendukung Langkah Tegas Jajaran Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau
Kapolda Riau Pecat Perwira Polisi Imam Zaidi Zaid Karena Kasus Bawa 16 Kilogram Sabu
Lembaga IPSPK3-RI: Meminta Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Kampar Turun Ke Lokasi
Pabrik Roti Milik S. Tobing Tidak Miliki Izin Lingkungan Dan Hygienis Juga IPAL Atau SPAL
RR Yang Diboceng DZ Meninggal Di Tempat
LAN Riau Berharap Kepada Kapolda Riau Beri Penghargaan Kepada Anggotanya
Pengrusakan Fasilitas Warung Milik YG Sudah Satu Bulan Masih Sebatas SP2HP
Pemkab Kampar Apresiasi Program Jonguok Desa Kecamatan Tambang
Field Trip Pekansikawan Jadikan Kampar Sebagai Tujuan Study Pariwisata
Warga Meminta Pihak DPRD Dan DLH Kabupaten Kampar Turun Ke Lokasi Pabrik Roti
Industry Roti Rumahan Milik Tobing Edarkan Roti Tak Berlebel
Bhabinkamtibmas Monitor Musdes Pandau Jaya
Pdt. Masieli Zendrato Prases Resort 57 Resmikan Jemaat Persiapan Faomakhöda Manggis Tobal
DPRD KAMPAR Kunjungi Tugu Khatulistiwa Makam Syech Burhanudin
Masyarakat Riau Asal Nias Barat Laksanakan Deklarasi Relawan Menangkan ELMAR
LSM Dan Aktifis: Desak Polda Riau Perintahkan Jajarannya Berantas Judi Togel
Danrem 031 Wirabima Dukung Pencegahan Dan Pemberantas Narkoba
Setelah Viral Pemberitaan Di Media Oknum Wartawan Dapat Kiriman Pistol Via WA
Bupati Kampar Kunjungan Kerja Di Desa Pandau Jaya
Sökhiaro Halawa Nakhodai DPC HIMNI Kab. Siak Periode 2020-2024
Kapolda Riau Terima Penghargaan Indonesia Award 2020
UKM LIRA Riau Sesalkan Arogansi Satpol PP Kampar
Belum Di Prosesnya Perusak Fasilitas Cafe, Kapolres Janji Akan Tanyakan Sama Kapolsek
Mendalami Fakta Baru Terkait Pembunuhan Hakim Jamaluddin
Kota
Terkait Oknum Kades Ancam Wartawan Ketika Hendak Konfirmasi
Ketua PD–IWO Lampura Khoiril Syarif.SE Angkat Bicara

Jumat, 17/04/2020 - 09:43:28 WIB
Ketua PD–IWO Lampura Khoiril Syarif.SE Angkat Bicara***
 
LAMPURA, (Mediatransnews.com) - Melihat Viralnyapemberitaan di sosial media, tentang tindakan arogansi yang di lakukan oleh salah satu oknum kepala desa (kades) abung jayo, kecamatan abung selatan, kabupaten lampung utara, provinsi lampung mulyadi, terhadap lima oknum wartawan yang sedang melakukan tugasnya sebagai kontrol sosial terkait hasil pembangunan di desa abung jayo yang bersumber dari Dana Desa (DD) tahun anggaran 2018 – 2019 di desa setempat , menuai keritikan keras dari berbagai pihak, baik kecaman dari tokoh masyarakat lampura, hingga komentar keras dari ketua lembaga kepengurusan wartawan di seluruh kabupaten lampura.

Seperti yang di sampaikan oleh salah satu ketua Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (IWO) lampura Khoiril Syarif.SE., kepada awak media di ruang kerjanya pada Kamis (16/04/2020).

“Khoiril Syarif .SE.mengecam keras atas tindakan arogansi yang dilakukan oleh oknum kepala desa abung jayo, yang telah melakukan tindakan pengancaman dan mengeluarkan bahasa kasar ” BINATANG “!!! terhadap lima oknum wartawan yang sedang melakukan tugasnya sebagai control cosial terkait hasil pembangunan di desa abung jayo yang bersumber dari anggaran dana desa tahun anggaran 2018 – 2019, karena menurut imformasi yang berhasil di himpun dari sejumlah media, bahwa di duga hasil fisik pembangunan di desa abung jayo tidak sesuai dengan besaran anggaran dana desa yang di gelontorkan pemerintah.

Menurut Ketua PD-IWO Lampura Khoiril Syaraif, seharusnya sebagai seorang oknum kepala desa mulyadi harus bisa menyambut baik kedatangan terhadap lima oknum wartawan yang sedang melaksanakan tugas sebagai control cosial di desanya, kades mulyadi tidak perlu bersikap arogansi layaknya seorang preman yang haus dan lapar ketika melihat lawannya, apalagi sampai melontarkan bahasa-bahasa yang semestinya tidak pantas di ucapkan oleh seorang pejabat publik (kades), karena menurut khoiril syaraif, sebagai salah seorang oknum kepala desa mulyadi seharusnya menjadi contoh dan suri tauladan di masyarakat, khususnya masyarakat dimana desa yang ia pimpin.

Bukan memberikan contoh layaknya perilaku seorang preman, apalagi memprovokasi masyarakat untuk melakukan suatu tindakan yang di luar prosedur hukum, seperti mengumpul sejumlah warga membawa senjata tajam untuk menakut-nakuti Oknum Wartawan yang sedang bertugas mencari berita, jelas ini menyalahi aturan yang tertuang dalam undang-undang pers no 40 tahun 1999.

Dan UU KIP No 14 Tahun 2008 Tentang ( Keterbukaan Informasi Publik) Sedangkan Kegiatan Tersebut Menggunakan Anggaran Negara bukan Pakai Dana Pribadi.
 
“Khoiril Syarif menghimbau kepada seluruh lembaga dan instansi terkait, agar dapat merespon dan menindak tegas atas peristiwa pengancaman yang di alami oleh lima oknum wartawan yang di lakukan oleh salah satu oknum kepala desa abung jayo mulyadi. Pasalnya tugas control cosial yang di laksanakan oleh wartawan di desa abung jayo merupakan wujud murni dukungan pers terhadap program pembangunan yang di laksanakan pemerintah, baik pemerintah pusat hingga ke pemerintah kabupaten/kota, dalam membangun keterbukaan imformasi publik. Tutup Khoiril Syarif.(Tim/IWO)***



Komentar Anda :
Redaksi | Advertorial
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2013 - 2020 PT. Noah Mifaery Pers, All Rights Reserved