Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Sabtu, 15 Mei 2021
INDEX BERITA

Sekda Kampar Sholat Ied Di Masjid Al-Ihsan Islamic Cantre
Catur Sugeng : Tahun Ke 2 Covid-19, Dituntut Kesabaran Melewati Cobaan In
Satgas Covid 19 Kampar Tertibkan Prokes Pada Malam Takbiran
H. Zukri Harapkan Melalui Rancangan RPJMD Bisa Mensejahterakan Masyarakat Pelalawan
Polsek Siak Hulu Laksanakan Giat Operasi Yustisi Dan Pembubaran Kerumunan Massa
Bupati Kampar Serahkan Zakat Ke Baznas Kampar
Terkait Jalan Rusak, Bupati H. Zukri Perintahkan Perusahaan Lakukan Perawatan
Muhammad Jamil Dampingi Wakajati Riau Tinjau Mal Pelayanan Publik Pekanbaru
Bupati Kampar Kunjungi Pondok Pesantren Di Kecamatan Tapung Dan Kecamatan Tapung Hilir
Dalam 100 Hari, Kapolri Luncurkan Berbagai Macam Aplikasi
Bupati H.Zukri: Harapkan Gerakan Cinta Zakat Sampai Ke Desa
Tim Satgas Covid 19 Kampar Kembali Tertibkan Jam Malam
Diskominfo Kampar Tetap Sosialisasikan Penerapan Protkes
Bupati Kampar Dampingi Gubernur Riau Tinjau Posko Terpadu Di XIII Koto Kampar
Diskominfo Kampar Sosialisasikan Protokol Kesehatan
Bersinergi Polsek Siak Hulu Bersama Koramil 06/SH Mengatisipasi Penyebaran Covid-19
Sekda Kampar Pimpin Apel Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning
Kabar Gembira Bagi ASN Kampar, Telah Mulai Dapat THR Tahun 2021
Bupati Pelalawan H.Zukri Misran,SE, Tinjau Jalan Rusak Bersama PUPR Pemprov
Pemkab Kampar Gelar Apel Kesiap Siagaan Bencana Nasional Tahun 2021
Pemkab Kampar Lima Kali Berturut-Turut Raih WTP Dari BPK Perwakilan Riau
Kampar Ikuti Video Conference Rakor Disiplin Protokol Kesehatan Dan Penanganan Covid-19
Kabupaten Kampar Jadi Salah Satu Pilot Rroject TP2DD Di Provinsi Riau
Bupati Kampar: Sangat Penting Untuk Mewujudkan Sebuah Lembaga Pendidikan
Bupati Kampar Dampingi Sekjen Dewan Ketanahan Nasional Kunker ke PT Sinarmas
Kampar
Penambangan Pasir Liar Di Tapung Induk
Dua Pelaku Yang Diduga Penambang Pasir Liar Diciduk Polisi

Minggu, 20/12/2020 - 10:46:17 WIB
Kanit Reskrim Polsek Tapung IPTU Marupa Sibarani SH, MH bersama anggotanya saat turun ke lokasi ***
 
KAMPAR, Mediatransnews) - Dua orang yang diduga penambang pasir liar di ciduk Unit Reskrim Polsek Tapung yang terduga pelaku tindak pidana Penambangan Pasir ilegal, di KM 8 Jalan Garuda Sakti Desa Karya Indah Kecamatan Tapung kabupaten Kampar Riau. Jumat,18/12/20,

Kedua pelaku kasus penambangan pasir illegal yang diciduk ber Inisial SN (36) yang beralamat di Jln. Garuda Sakti Km 02 Kel. Simpang Baru Kecamatan Tampan dan ND (26) Alamat  Garuda Sakti Km 02 Kel. Air Putih Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru.

Pengungkapan kasus ini bermula Jumat pagi (18/12/2020) sekira pukul 09.00 wib, saat itu datang dua orang warga masyarakat ke Polsek Tapung memberikan informasi bahwa di Jln. Garuda Sakti KM 08 Desa Karya Indah tepatnya di Jln. Rusa Desa Karya Indah Kecamatan Tapung telah terjadi penambangan pasir ilegal dengan menggunakan mesin Dompheng.

Berdasarkan Informasi tersebut  Kapolsek Tapung Kompol Sumarno
Menindaklanjuti informasi itu dan perintahkan Kanit Reskrim IPTU Marupa Sibarani SH bersama Tim Opsnal Polsek mendatangi lokasi untuk menyelidiki dan mengecek kebenaran informasi tersebut.

Setiba dilokasi petugas menemukan adanya aktivitas penambangan pasir yang diduga liar alias tanpa izin, selanjutnya dilakukan interogasi terhadap kedua pengelola penambangan liar (ilegal) tersebut dan diketahui bahwa kegiatan mereka tidak memiliki perijinan.

Petugas kemudian mengamankan kedua tersangka yang berperan sebagai operator tembak dan tukang kutip uang penjualan pasirnya, petugas juga mengamankan barang bukti berupa uang hasil penjualan pasir tambang sebesar Rp4.030.000 dan 100 lembar kupon / karcis pembayaran serta sebuah buku catatan kendaraan yang keluar masuk dari lokasi.

Kapolsek Tapung Kompol Sumarno saat dikonfirmasi Oleh Media Melalui Kanit Reskrim IPTU Marupa Sibarani SH, MH membenarkan penangkapan pelaku penambangan liar, kedua tersangka dan barang bukti telah diamankan di Polsek Tapung untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Dan kedua tersangaka ini  dijerat dengan Pasal 158 UU RI Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 4 Tahun 2009 junto pasal 55, 56 KUHP, dengan  ancaman Pidana penjara paling lama lima tahun dan denda paling banyak Rp100 miliar. (Rls/Yg) ***
Editor: Sarah


Komentar Anda :
Redaksi | Advertorial
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2013 - 2020 PT. Noah Mifaery Pers, All Rights Reserved