Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Minggu, 07 Juni 2020
INDEX BERITA

Kapolres Pelalawan AKBP Indra W, S.IK Berikan Penghargaan Beprestasi
Anggota DPRD Pekanbaru Berjanji Mengusut Persoalan Bantuan Covid
Wagubri Menilai Ketahanan Pangan Merupakan Hal Penting
RN Ketua DPC BPAN, Angkat Bicara Terkait Galian C Illegal Di Rohul
Ranperda Revisi RPJMD 2017-2020 Kota Pekanbaru Ditolak Gubernur
Gerakan Nahdlatul Ulama Riau Peduli Covid-19
DPC IKNR Siak Hulu Bagikan Sembako Dan Masker Kepada Warga
Upaya Pemutus Rantai Covid-19, Sekda Pemkab Lampung Utara Turut Membagikan Masker
SDN 01 Semuli Raya Nyaris Ambruk, Kades Semuli Raya Angkat Bicara

Pemerintah Berikan Bantuan Untuk Peserta JKN-KIS Kelas III
Warga Desa Tanah Merah Terima Bantuan Tahap 2
Satgas Nias Peduli Covid-19 Riau Berbagi Kasih Dan Berkat
KJB Salurkan Bantuan Menyentuh Masyarakat
Polres Lampura Bagikan Sembako Tahap Ke Empat
Hamdani Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Minta Usut Kasus Pengusiran Wartawan
LSM Dan Masyarakat, Menduga Walikota Gusit Sebagai Benteng Sang Kades
Victor Parulian, Nafsu Proyek Tak Terbendung Pada Saat Rakyat Lapar
Polsek Siak Hulu Tangkap Pelaku Pembunuhan LJF
Kepala Desa Baru Siak Huku M, Haris CH Bagikan 300 Masker Sama Warganya
Pengurus MOI Riau Audensi Dengan Kominfo Prov Riau
Anotona Nazara, SE, Resmi Dilantik Menjadi Anggota DPRD Kampar Masa Bahkti 2019-2024


Diduga Salah Gunakan DD, Masyarakat Laporkan Edieli Batee
Kampar
Diduga Pemutusin Hubungan Kerja Sepihak
PT RPS Kangkangi Undang-Undang Ketenagakerjaan No 13 tahun 2003

Rabu, 18/09/2019 - 10:43:37 WIB
PT RPS Kangkangi Undang-Undang Ketenagakerjaan No 13 tahun 2003***
 
SIAK HULU, (MTN) - Karyawan PT. RPS (Riau Perkasa Stieel) yang beralamat di Jln Lintas Pasir Putih KM 6 Desa Baru Kec. Siak Hulu Kab. Kampar, sangat keceawa atas tindakan PT Rps terhadap karyawan yang diduga mengabaikan hak-hak para pekarja.

Yang mana pihak perusahaan PT RRP melakukan PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) dengan Sepihak bahkan tanpa melalui prosedur yang ada, tapi yang sadisnya lagi siap di PHK bahkan Uang Pesangon pun tidak Dibayarkan, seperti yang dialami Landes mulai kerja 21/03/2018, Masa kerja 18 Bulan, japersou mulai kerja 16/10/2017, Masa kerja 22 Bulan, dan pak min mulai kerja 09 2014 masa kerja 5 Tahun. yang bekerja Dibagian Limbah Perusahaan, Dan tanggal 15/80/2019 dikeluarkan di keluarkan alias di keluarkan dari  perusahaan PT. RPS.

Baberapa Karyawan PT RPS tersebut diatas menceritakan kepada media apa yang mereka alami selama bekerja sampai mereka di PHK tanpa memberikan pesangon. dan dalam perusahaan itu pak banyak warga orang Asing yang tidak tau berbahasa indonesia, dan bila Razia Orang Asing ini mereka Bersembunyi, tutur mereka kepada media in.

Anehnya lagi pemotongan BPJS  setiap bulan sebesar 75 Ribu dan kartu BPJS  tidak kunjung diberikan kepada karyawan dengan Alasan HRD tunggu Riseet aja ,katanya.

Nasib karyawan PT.RPS ini sampai sekarang masih belum ada pejelasan dari perusahaan tersebut hingga berita ini ditayanggkan.

Media ini yang berupaya datang ke perusahaan untuk konfirmasi pada selasa 17 april 2019 jam 13,30, namun yang berhasil di jumpai adalah Sacurity, lalu pihak sacurity menjumpai HRD perusahaan dengan mendapat jawaban menyampaikan bahwa pihak menejeman perusahaan tidak ada di tempat, hingga turunya berita ini belum mendapatkan jawaban yang pasti dari PT RPS. (Yg)***



() Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

Redaksi | Advertorial
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2013 - 2020 PT. Noah Mifaery Pers, All Rights Reserved