Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Rabu, 27 Oktober 2021
INDEX BERITA

Bupati Kampar H. Catur Sugeng Susanto Sidak Beberapa OPD
Wakil Jaksa Agung RI Resmikan Masjid Ar- Rahman Kajari Kampar
LSL Sangat Berharap Laporannya Di Proses Dan Pelaku Di Tahan
Kombes Pol. Dr. Pria Budi, S.I.K., M.H Kapolresta Pekanbaru Jalin Silaturahmi Bersama Para Tokoh
Tommy FM, S.Kom SH, Tidak Terima Terkait Berita Aktifitas PETI Di Wilayah Kuansing Di Sebut Hoax
H. Zukri Lakukan Kunker Di Kelurahan Teluk Meranti Dan Kecamatan Teluk Meranti
Bupati Kampar Ikuti Rakor Bersama Presiden RI
Bupati Kampar Resmi Buka Kejuaraan Bulu Tangkis
Kapolres Kampar AKBP Rido Purba Sik. MH Lontarkan Kata Tak Sopan Kepada Wartawan
Kurang lebih 500 Orang Tenaga Kerja Berorasi Di Kantor PT. Torganda
Kapolri: Polri Bukanlah Lembaga Yang Anti Kritik
RA Pelaku Pembunuhan Ny Berhasil Di Tangkap
Polda Riau Berhasil Sikat Praktek Judi Online Di Pekanbaru
Beberapa Paket Kegiatan Proyek DLH Rohil TA 2020 Diduga Bermasalah
Wira Swandi Gea Pewushu Riau Peraih Medali Perunggu PON XX Papua
Tomy FM: Minta Kapolda Riau Memanggil Kanit Reskrim Polsek Tampan
Melalui BRIN, Riset Dan Inovasi Sebagai Pilar Indonesia Berdikari
Warga Desa Sungai Rambai Berterimakasih Kepada Irfan Pimpinan Cabang PLN Lipat Kain
Rapat Ke Tiga PNW 2021 Bahas Program Kerja Dan Tempat Pelaksaan Natal
Ribuan Warga Mengungsi Akibat Banjir, Legislator Kaltim Ajak Warga Saling Bantu
Tomy: Meminta Gubernur Riau Agar Mengevaluasi Pejabat Di Dinas Pendidikan
Rapat Perdana, Stuktur Panitia Natal Wartawan 2021 Terbentuk
Peletakan Batu Pertama Pembangunan Mushola Kantor PN Bangkinang
Hamdani: Jika Benar, Itu Sudah Melanggar PP Nomor 18 Tahun 2017
Presiden Jokowi Tanam Mangrove Bersama Masyarakat Bengkalis
Pelalawan
Sangsi Terhadap Pegawai
HM Harris : Pegawai Yang Terlibat Narkoba Harus Dipecat

Jumat, 04/03/2016 - 23:29:29 WIB
Bupati Pelalawan HM Harri***
 
MEDIATRANSNEWS, PELALAWAN - Bupati Pelalawan HM Harris sangat prihatian akan adanya  oknum PNS dan honorer Pemda Pelalawan yang terbukti menggunakan narkoba jenis sabu.

"Kejadian ini membuat saya prihatin atas kelakuan pengguna narkoba oknum PNS dan honorer. Harus ditindak tegas tanpa ada perbedaan, tegakkan hukum. Bila penting dipecat" kata Bupati Pelalawan , Kamis pagi (03/03/2016).

Dikatakannya penyalagunaan narkoba adalah sangat berbahaya dan tidak ada tebang pilih. "Penyalahgunaan narkoba adalah kejahatan luar biasa dan harus di tindak tegas, tak ada tebang pilih. Jika ada pejabat atau keluarga pejabat atau keluarga bupati pun tindak segera. Ini jelas saya instruksikan," tegasnya.

Adanya oknum PNS dan honorer Pemkab Pelalawan menjadi pengedar, pecandu membuat tercoreng nama baik para pegawai. Dan menggunakan fasilitas pemerintah tempat pesta narkoba. "Dipecat saja, silahkan. kita tindak tegas" ujarnya.

Sementara itu Kepala BNNK Kabupaten Pelalawan AKBP Andi Salomon SH MH menyatakan penyalahgunaan narkoba hampir di setiap dinas dan badan instansi pemkab Pelalawan.  Delapan belas  PNS dan pegawai honor yang ditangani BNNK dan masih banyak nama yang sudah di kantongi BNNK.

Saat ditest urin semua PNS dan honorer yang diperiksa  dinyatakan positif dan menjalani assesment.

Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Pelalawan telah memberikan pencerahan dan dialog terkait narkoba".

Himbauan Segera laporkan dengan kesadaran sendiri, jika ada atau curiga dengan keterlibatan narkoba. Jangan sampai tertangkap baru di rehap.

Nanti kasus penyidikan akan lanjut. Lebih baik kesadaran sendiri dan rehap di biayai negara" ujar Andi Salomon. 
Data sejumlah nama yang di curigai terlibat narkoba sudah ada. Namun kesadaran lebih diutamakan, segera rehap. Hampir setiap SKPD di Pemerintah Kabupaten Pelalawan sudah ada. Namun terpenting kesadaran untuk direhabilitasi sebelum tertangkap.

Terkait PNS dan honorer yang terlibat narkoba dan tertangkap, penyelidikan dan penyidikan akan diproses penyidik kepolisian hingga ke Pengadilan.(Pde)***

Editor: Sarah


Komentar Anda :
Redaksi | Advertorial
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2013 - 2020 PT. Noah Mifaery Pers, All Rights Reserved