Dastrayani Bibra-Said Usman Abdullah Terima SK Dari PDIP
PDIP Serahkan SK Dukungan Ke Paslon Cawako Pekanbaru
Usai penyerahan SK dukungan Paslon Ide Sua foto bersama dengan jajaran pimpinan partai pengusung***
MEDIATRANSNEWS, PEKANBARU - Teka teki siapa calon Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru yang akan diusung PDI Perjuangan (PDIP) pada Pilkada Serentak bulan Februari 2017 mendatang, kini terjawab sudah.
Adalah pasangan Dastrayani Bibra-Said Usman Abdullah berhasil meraih "perahu" partai besutan Megawati Sukarnoputri, untuk kemudian akan langsung mendaftar ke KPU pada Rabu 21 September besok.
Hal ini terungkap saat penyerahan SK dukungan kepada Paslon yang akrab disapa Ide dan Sua di kantor DPD PDIP Riau yang disaksikan oleh sejumlah kader dan tandem koalisi PPPmereka pada Pilkada Pekanbaru, Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Penyerahan SK dukungan yang ditandatangani oleh Ketua Umum DPP PDIP Megawati dan Sekjen Hasto Kristiyanto itu, dipimpin langsung oleh Ketua DPD PDIP Riau, Kordias Pasaribu didampingi Ketua DPC PDI perjuangan Pekanbaru, Robin Hutagalung, Sekretaris DPW PPP, Tengku Nazlah Khairati dan Wakil Ketua, Husaimi Hamidi.
Menariknya, sebelum penyerahan SK dukungan kepada Dastrayani Bibra didampingi Said Usman Abdullah, Dastrayani didaulat sebagai kader PDIP. Ini ditandai dengan penyerahan kartu anggota oleh Kordias Pasaribu.
Dalam sambutannya, Kordias meminta seluruh kader PDIP agar mendukung dan mematuhi Keputusan DPP PDIP guna memenangkan Paslon Dastrayani Bibra-Said Usman.
''Semua kader wajib mendukung dan memenangkan pasangan ini. Bagi kader yang membelot partai akan mengenakan sanksi,'' ungkap Kordias yang disambut yel-yel kader.
Keputusan PDI Perjuangan mendukung pasangan Dastrayani Bibra-Said Usman ini memang terkesan tiba-tiba. Pasalnya, sehari sebelumnya beredar informasi bahwa PDIP telah memberikan dukungan kepada Dwi Agus Sumarno.
''Ini sudah keputusan. Jadi kita laksanakan. Walau hanya ada PDIP dan PPP, kita harus berjuang agar pasangan ini bisa menang pada Pilkada nanti,'' kata Kordias.
Hal senada juga diungkapkan Wakil ketua PPP Riau, Husaimi Hamidi. Ia berharap seluruh kader PPP mendukung upaya pemenangan pasangan Dastrayani Bibra-Said Usman.
''Begitu mendaftar, kita sudah harus langsung bergerak. Kita memang hanya dua partai, tapi kita sudah buktikan kita pernah menang saat berkoalisi dengan PDIP di Kuansing dan Rohil,'' kata Husaimi.
Sementara Dastrani Bibra dalam pidato politiknya meminta agar partai pengusung merapatkan barisan.
Mari kita kembalikan kota Pekanbaru kembali menjadi kota Bertuah yakni beriman dan harmonis, ucapnya singkat didampingi Said Usman.
Dikonfirmasi usai penyerahan SK dukungan, Kordias mengungkapkan diusungnya Paslon Dastrayani sebagai calon Walikota karena dinilai sudah berpengalaman.
Beliau sudah 32 tahun berkecimpung di pemerintahan sebagai seorang birokrat. Saya kira ini sudah lebih dari cukup. Disamping itu kita juga telah mempertimbangkan elektabilitas beliau sebelum turunnya keputusan DPP, ujarnya.(Aw/Mtn)***
Adalah pasangan Dastrayani Bibra-Said Usman Abdullah berhasil meraih "perahu" partai besutan Megawati Sukarnoputri, untuk kemudian akan langsung mendaftar ke KPU pada Rabu 21 September besok.
Hal ini terungkap saat penyerahan SK dukungan kepada Paslon yang akrab disapa Ide dan Sua di kantor DPD PDIP Riau yang disaksikan oleh sejumlah kader dan tandem koalisi PPPmereka pada Pilkada Pekanbaru, Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Penyerahan SK dukungan yang ditandatangani oleh Ketua Umum DPP PDIP Megawati dan Sekjen Hasto Kristiyanto itu, dipimpin langsung oleh Ketua DPD PDIP Riau, Kordias Pasaribu didampingi Ketua DPC PDI perjuangan Pekanbaru, Robin Hutagalung, Sekretaris DPW PPP, Tengku Nazlah Khairati dan Wakil Ketua, Husaimi Hamidi.
Menariknya, sebelum penyerahan SK dukungan kepada Dastrayani Bibra didampingi Said Usman Abdullah, Dastrayani didaulat sebagai kader PDIP. Ini ditandai dengan penyerahan kartu anggota oleh Kordias Pasaribu.
Dalam sambutannya, Kordias meminta seluruh kader PDIP agar mendukung dan mematuhi Keputusan DPP PDIP guna memenangkan Paslon Dastrayani Bibra-Said Usman.
''Semua kader wajib mendukung dan memenangkan pasangan ini. Bagi kader yang membelot partai akan mengenakan sanksi,'' ungkap Kordias yang disambut yel-yel kader.
Keputusan PDI Perjuangan mendukung pasangan Dastrayani Bibra-Said Usman ini memang terkesan tiba-tiba. Pasalnya, sehari sebelumnya beredar informasi bahwa PDIP telah memberikan dukungan kepada Dwi Agus Sumarno.
''Ini sudah keputusan. Jadi kita laksanakan. Walau hanya ada PDIP dan PPP, kita harus berjuang agar pasangan ini bisa menang pada Pilkada nanti,'' kata Kordias.
Hal senada juga diungkapkan Wakil ketua PPP Riau, Husaimi Hamidi. Ia berharap seluruh kader PPP mendukung upaya pemenangan pasangan Dastrayani Bibra-Said Usman.
''Begitu mendaftar, kita sudah harus langsung bergerak. Kita memang hanya dua partai, tapi kita sudah buktikan kita pernah menang saat berkoalisi dengan PDIP di Kuansing dan Rohil,'' kata Husaimi.
Sementara Dastrani Bibra dalam pidato politiknya meminta agar partai pengusung merapatkan barisan.
Mari kita kembalikan kota Pekanbaru kembali menjadi kota Bertuah yakni beriman dan harmonis, ucapnya singkat didampingi Said Usman.
Dikonfirmasi usai penyerahan SK dukungan, Kordias mengungkapkan diusungnya Paslon Dastrayani sebagai calon Walikota karena dinilai sudah berpengalaman.
Beliau sudah 32 tahun berkecimpung di pemerintahan sebagai seorang birokrat. Saya kira ini sudah lebih dari cukup. Disamping itu kita juga telah mempertimbangkan elektabilitas beliau sebelum turunnya keputusan DPP, ujarnya.(Aw/Mtn)***
TERKAIT



Tulis Komentar