Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Kamis, 23 09 2021
INDEX BERITA

Kapolda Riau Berikan Penghargaan Kepada Personil Yang Berprestasi
Tekait Informasi Pengelolaan Dana Kebersihan, PPID Menjadi Senjata Ampuh Pihak RSUD AA

Sosok Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan Di Jalintim Kilometer 55 Pelalawan-Riau
Pergub Riau No. 19 Tahun 2021, Bertentangan Dengan SE Mendagri Tito Karnavian
Bupati Kampar Lepas Godok Bagulo Adventure Kuok
Masyarakat Sungai Linau Bersama KPH Bengkalis Lakukan Pemulihan Hutan Dengan Menanam Tanaman
Kadis Pendidikan Kota Pekanbaru, Ismardi Eliyas Tutupi Informasi Terkait Kegiatan Proyek
Bupati Kampar Harapkan Kelanjutan Pembangunan Infrastruktur Melalui Dana APBN
Puluhan Miliar APBD Riau TA 2021 Yang Di Alokasikan Di SMKN Riau, Di Pertanyakan
LSM: Rahmat Setiyawan Diduga Bohongi Publik Terkait Proses Pengadaan Sapi
SF Hariyanto Sekda Prov Riau Ikuti Workshop Anti Korupsi Secara Virtual
LSM Desak Wako Pekanbaru Berikan Sanksi Kepada Oknum Pegawai Dinas Yang Bersangkutan
Lima Puluan Masyarakat Sungai Linau Kembali Datangi Lokasi Penanaman Sawit
Kadis: Jumlah Sapi Yang Terbeli 2023 Ekor Tapi Masih Proses Pemilihan Di Pokja
Tidak Mau Hutan Mereka Dirusak, Masyarakat Sungai Linau Protes Perambahan Hutan
Kunker Perdana H.Zukri Bupati Pelalawan Ke Kuala Kampar Kab. Pelalawan
Bupati Zukri Tegaskan: Pemkab Pelalawan Tidak Anti Kritik
AP Alias Renjer Oknum Kades Juga Mantan Anggota Polri Diduga Aniaya RB Hingga Parah
Audensi LSM LIRA Riau Di Terima Langsung Kapolresta Pekanbaru Kombes POL Pria Budi
Bupati Terima Kunjungan DPRD Kabupaten Padang Pariaman
Keluarga Para Pelaku Berjanji Akan Segara Menyelesaikan Se Cara Kekeluargaan
Bupati Pimpin Rapat Koordinasi Dan Sinkronisasi Forkopimda Bersama Perusahaan Dan Pelaku Dunia Usaha
LSM Segera Usut Pembiayaan Dan Legal Litas Nama-Nama Keamanan RSUD Bangkinang
Gubernur Riau H Syamsuar Resmi Lantik SF Hariyanto Sebagai Sekda Prov Riau
Nias
Penyelenggaraan Jamkesmas
153.240 Jiwa TA.2018 Masyarakat Kabupaten Nias Sudah Memiliki Jaminan kesehatan

Jumat, 02/03/2018 - 13:53:46 WIB
Bupati Nias saat ada Pertemuan dengan Dirjen Pelayanan Kesehatan dr. Bambang Wibowo, Sp,OG (K)MARS di Aula Pertemua RSUD Gunungsitoli***
 
MEDIATRANSNEWS, NIAS - Berdasarkan  perhitungan  Jumlah Jiwa di wilayah Kabupaten Nias-Sumatera Utara  pada TA.2018 ini berjumlah 153.240 jiwa, dan 132.675 jiwa atau 86,58 % (persen)  sudah memiliki jaminan kesehatan.

Hal ini dijelaskan oleh  Bupati Nias Drs.Sokhiatulo Laoli,MM saat ada pertemuan dengan  Dirjen Pelayanan Kesehatan dr. Bambang Wibowo,Sp.OG(K) MARS di Aula pertemuan RSUD Gunungsitoli

Lanjutnya Bupati mengatakan bahwa tinggal 13,42 persen atau 22.368 jiwa penduduk Kabupaten Nias yang belum memiliki jaminan kesehatan, ungkapnya

Dari 132.675 jiwa yang telah memiliki jaminan kesehatan, sebanyak 18 persen atau 23.885 jiwa diantaranya dibiayai melalui program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) Kabupaten Nias.

Penyelenggaraan Jamkesmas dilakukan untuk memberi jaminan kesehatan bagi penduduk Kabupaten Nias yang belum tercover melalui PBI Pusat dan PBI Propinsi Sumatera Utara, khususnya masyarakat miskin yang tidak mampu.


Pada tahun anggaran 2017, Pemkab Nias telah menganggarkan sebesar Rp. 8 Milyar untuk membayar iuran peserta program Jamkesmas yang telah integrasi dengan BPJS mulai tanggal 1 Mei 2017 yang lalu.

"Kondisi kesehatan di Kabupaten Nias saat ini masih dihadapkan pada masalah sangat  mendasar serta permasalahan pemerataan dan mutu pelayanan kesehatan yang belum optimal, jelas Bupati

Masalah tersebut diantaranya adalah derajat kesehatan masyarakat yang masih rendah, tingginya kasus penyakit menular dan tidak menular seperti penyakit malaria, demam berdara, rabies, diabetes, tekanan darah tingggi dan HIV/AIDS.

Sementara ketersediaan sumber daya kesehatan, baik tenaga, dana dan kesehatan di kabupaten Nias juga masih terbatas, dimana masih ada 5 Puskesmas di Kabupaten Nias yang tidak memiliki dokter.

Selain dokter, hampir 60 % persen tenaga kesehatan lainnya seperti analis gizi, sanitarian, dan tenaga farmasi juga tidak tersedia di Puskesmas.

Bahkan, RSUD Gunungsitoli Kabupatem Nias saat ini masih membutuhkan beberapa dokter spesialis untuk memenuhi kebutuhan pelayanan, terlebih lebih pasca ditetapkan sebagai rumah sakit rujukan se Kepulauan Nias oleh Menteri Kesehatan dan Gubernur Sumatera Utara.

Walau demikian, untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di Kabupaten Nias, Pemerintah Kabupaten Nias berkomitmen mememenuhi akreditas baik RSUD maupun Puskesmas, dan khusus RSUD Gunungsitoli telah dilakukan survei akreditas, tutur Bupati Nias.

Acara pertemuan ini dihadiri oleh Dirjen Pelayanan Kesehatan dr. Bambang Wibowo, Sp,OG(K) MARS, Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan dr.Tri Hesti,Sp,M,MARS, Ketua Arsada dr.Heru Aryadi MPH, Ketua IDI Wilayah Sumatera Utara dr. Edi Andriansya, Sp.OG , Biro Hukum Kemenkes, BPPSDM Kesehatan, Direktur RSUD Gunungsitoli, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nias dan para Dokter Spesialis dan Perawat  yang bertugas di Rumah Sakit Umum Gunungsitoli (Un/Mtnc)***
Editor: Sarah


Komentar Anda :
Redaksi | Advertorial
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2013 - 2020 PT. Noah Mifaery Pers, All Rights Reserved