Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Rabu, 22 09 2021
INDEX BERITA

Tekait Informasi Pengelolaan Dana Kebersihan, PPID Menjadi Senjata Ampuh Pihak RSUD AA

Sosok Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan Di Jalintim Kilometer 55 Pelalawan-Riau
Pergub Riau No. 19 Tahun 2021, Bertentangan Dengan SE Mendagri Tito Karnavian
Bupati Kampar Lepas Godok Bagulo Adventure Kuok
Masyarakat Sungai Linau Bersama KPH Bengkalis Lakukan Pemulihan Hutan Dengan Menanam Tanaman
Kadis Pendidikan Kota Pekanbaru, Ismardi Eliyas Tutupi Informasi Terkait Kegiatan Proyek
Bupati Kampar Harapkan Kelanjutan Pembangunan Infrastruktur Melalui Dana APBN
Puluhan Miliar APBD Riau TA 2021 Yang Di Alokasikan Di SMKN Riau, Di Pertanyakan
LSM: Rahmat Setiyawan Diduga Bohongi Publik Terkait Proses Pengadaan Sapi
SF Hariyanto Sekda Prov Riau Ikuti Workshop Anti Korupsi Secara Virtual
LSM Desak Wako Pekanbaru Berikan Sanksi Kepada Oknum Pegawai Dinas Yang Bersangkutan
Lima Puluan Masyarakat Sungai Linau Kembali Datangi Lokasi Penanaman Sawit
Kadis: Jumlah Sapi Yang Terbeli 2023 Ekor Tapi Masih Proses Pemilihan Di Pokja
Tidak Mau Hutan Mereka Dirusak, Masyarakat Sungai Linau Protes Perambahan Hutan
Kunker Perdana H.Zukri Bupati Pelalawan Ke Kuala Kampar Kab. Pelalawan
Bupati Zukri Tegaskan: Pemkab Pelalawan Tidak Anti Kritik
AP Alias Renjer Oknum Kades Juga Mantan Anggota Polri Diduga Aniaya RB Hingga Parah
Audensi LSM LIRA Riau Di Terima Langsung Kapolresta Pekanbaru Kombes POL Pria Budi
Bupati Terima Kunjungan DPRD Kabupaten Padang Pariaman
Keluarga Para Pelaku Berjanji Akan Segara Menyelesaikan Se Cara Kekeluargaan
Bupati Pimpin Rapat Koordinasi Dan Sinkronisasi Forkopimda Bersama Perusahaan Dan Pelaku Dunia Usaha
LSM Segera Usut Pembiayaan Dan Legal Litas Nama-Nama Keamanan RSUD Bangkinang
Gubernur Riau H Syamsuar Resmi Lantik SF Hariyanto Sebagai Sekda Prov Riau
Desa Kuala Panduk Dapat Kado Terindah Pada HUT RI Ke-76 Tahun 2021
Hukrim
Korban Pengeroyokan
AS Laporkan PengeroyokanTerhadap Dirinya Ke Polsek Rumbai

Senin, 30/04/2018 - 12:37:08 WIB
A. Sitomorang Korban Pengeroyokani***
 
PEKANBARU - Bermaksud meminta pertanggungjawaban atas pemukulan terhadap kedua anaknya, Antoni Situmorang (44) justru menjadi korban pemukulan Roni Cs. Tak terima sikap para begundal itu, warga Jalan Hidayah Kelurahan Palas itupun melapor ke Polsek Rumbai.

Ditemui di kediamannya Jumat malam (27/04/18), korban mengaku
peristiwa pengeroyokan yang menimpanya itu, terjadi saat pulang kerja. Sebelum sampai di rumah, ia singgah terlebih dulu di salah satu warung Jalan Hidayah RT 03 RW 02 Kelurahan Palas untuk beli rokok.

Namun tanpa diduga ia bertemu Roni, pelaku pemukul kedua anaknya sehari sebelumnya. Antoni kemudian mencoba meminta pertanggungjawaban pelaku.

Akan tetapi bukannya jawaban yang diperoleh melainkan teman Roni berinsial RS justru langsung melayangkan pukulan ke bagian wajah korban hingga pelipis bagian kirinya mengalami biru lebam. Tak sampai disitu, sekelompok pemuda yang tengah minum tuak di warung milik Nb itu juga turut mengeroyok korban.

"Beruntung saat itu, ibu ibu yang histeris melihat aksi pemukulan itu berteriak meminta para begundal itu supaya menghentikan aksinya. Kalau tidak, mungkin saya sudah tewas dibuat sama mereka. Sedangkan anak anak saya yang kebetulan berada ditempat kejadian, hanya bisa menangis tanpa bisa berbuat apa apa", ujar Antoni sedih.

Tak terima aksi pengeroyokan itu, korban kemudian melapor ke Polsek Rumbai dengan harapan para pelaku ditangkap dan diproses secara hukum.

Usai melapor, korban kemudian mendatangi Rumah Sakit Bhayangkara Jàlan Kartini untuk di visum. Anehnya hasil visum tersebut justru tak ia dapatkan melainkan hanya diberikan kepada penyidik Polsek Rumbai saja.

Dua hari usai melapor tepatnya pada hari Minggu tutur Antoni, penyidik menelepon korban agar datang ke Polsek dan meminta agar tidak ditemani oleh siapa siapa, selain anaknya. Namun karena panggilan penyidik tersebut tak disertai surat panggilan resmi, korban pun enggan datang, ujarnya.

Sementara itu berdasarkan informasi yang dihimpun, sejak warung tuak itu beroperasi kerap terjadi aksi kerusuhan. Menurut pengakuan salah seorang warga, baru baru ini sàja sudah tiga kali terjadi keributan hingga mengakibatkan keresahan di tengah tengah warga. Selain itu di warung tersebut juga diduga menjadi arena judi jual togel, ujar sumber.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Rumbai AKP Nardi Marbun yang dihubungi Senin pagi (30/04/18) mengaku belum mengetahui laporan tersebut.

"Saya belum bisa memberi informasi. Saat ini saya sedang di Polresta mengikuti àcara Sertijab. Nanti kalau sudah pulang saya cek dulu apa sudah ada di meja saya apa belum", ujàrnya.

Kemudian ketika dihubungi kembali siang harinya, Kapolsek Nardi tidak mengangkat. Begitu juga dengan pesan yang terkirim ke Whashap nya, hingga berita ini ditulis, Kapolsek Nardi Marbun belum memberi konfirmasi. (Aw/Mtnc)***

Editor: Sarah


Komentar Anda :
Redaksi | Advertorial
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2013 - 2020 PT. Noah Mifaery Pers, All Rights Reserved