Hasil Sebelumnya 80,49 Persen
Pemerintah Rohil Bertekat 2018 Jadikan Rokan Hilir Barometer Pilgubri
Tahun 2018 Kita jadikan Rokan Hilir Sebagai Barometer Pilgubri yang berkualitas.***
ROKAN HILIR - Guna terciptanya legitimasi kepemimpinan yang reppresentatif pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau (Pilgubri) tahun 2018 Kita jadikan Rokan Hilir Sebagai Barometer Pilgubri yang berkualitas.
Demikian optimisme Plt. Bupati Rokan Hilir Drs. H. Jamiludin, yang diminta komfirmasinya
terkait dengan pelaksanaan Pilgubri yang akan dilangsungkan pada 27 Juni 2018 mendatang.
"Mari kita jadikan Rokan Hilir sebagai barometer pelaksanakan pemilihan gubernur Riau 2018 sebagai pesta demokrasi yang menggembirakan, damai dengan tingkat partisipasi yang tinggi". harapnya disela buka bersama antara Tim Safari Ramadhan Pemprov. Riau dengann jajaran pemerintah dan elemen masyarakat Rokan Hilir, yang diselenggarakan di Bagan Siapiapi belum lama ini.
"Dapat dimaklumkan, lanjutnya, bahwa sejak berdirinya Kabupaten ini (Rokan Hilir), telah mengikuti dan menyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu), baik Pemilihan Anggota Legislatif (Pileg), Pemilihan Kepala Daerah (Pemilukada), Pemilihan Gubernur (Pilgub) maupun Pemilihan Presiden (Pilpres).
Bahwa dari beberapa perhelatan demokrasi tersebut Rokan Hilir tidak pernah ada persoalan, penyelenggaraannya berlangsung damai, dan tingkat partisipasi masyarakat Rokan Hilir dapat dikatakan relatif tinggi jika dibandingkan dari beberapa Kabupaten / Kota di Provinsi Riau.
Pada Pemilihan Gubernur Riau (Pilgubri), tingkat partisipasi pemilih Rohil mencapai 80,49 persen, sedangkan Pemilihan Legislatif (Pileg) 75,45 persen, dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 66,43 persen.
Berdasarkan angka tersebut, bisa dimaknai bahwa kualitas penyelenggaraan Pemilihan Umum di Rokan Hilir berlangsung cukup baik, yang tergambar dengan kesadaran dan kepedulian masyarakat dalam menyalurkan hak politiknya dinilai cukup baik", sebutnya.
Menjadi pengalaman bagi kita, bahwa tingkat partisipasi masyarakat, tentunya dikerenakan terjalinnya koordinasi dan komunikasi serta sinergitas antara KPU sebagai penyelenggara Pemilu dengan Pemerintah Daerah, terutama Camat dan Kepenghuluan (Desa) memili peran yang cukup strategis yang merupakan garis terdepan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Para Camat dan Penghulu bisa membantu dalam mensosialisasikan dan memberikan informasi kepada masyarakat diwilayahnya terkait dengan tahapan dalam penyelenggaraan Pemilihan Umum.
Dari data yang lansir KPU Riau, menyajikan, bahwa DPT pada Pilgubri 2018 berjumlah 3,62 juta jiwa yang terdiri laki-laki sebanyak 1.840.292 pemilih dan perempuan 1.782.196 pemilih.
Sementara Kabupaten Rokan Hilir terdiri dari 15 kecamatan, 184 desa/kelurahan, jumlah TPS 1322. Rinciannya, laki-laki 188.830 dan perempuan 180.585 dengan total 369.415 pemilih.
Bilamana tingkat partisipasi pemilih Rokan Hilir diasumsikan berkisar 75 persen dari jumlah DPT, maka kurang lebih 277.061 suara yang diperebutkan oleh empat pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau 2019 - 2024, yakni Paslon nomor urut 1 H. Syamsuar - Edinatar Nasution, nomor urut 2 Firdaus - H. Rusli Efendi, nomor urut 3 H. Lukman Edy - Erianto dan Paslon nomor urut 4. H. Yulyandi Rachman - H. Suyatno.
Plt. Bupati Drs. Jamiludin "optimis dengan kekompakan masyarakat Rokan Hilir yang telah terbangun dengan cukup baik selama ini dapat kita pertahankan, dengan demikian kualitas Pilgubri 2018 ini dapat wujudkan dengan tingkat partisipasi yang baik pula, pungkasnya. ( Humas dan Protokol)***
Demikian optimisme Plt. Bupati Rokan Hilir Drs. H. Jamiludin, yang diminta komfirmasinya
terkait dengan pelaksanaan Pilgubri yang akan dilangsungkan pada 27 Juni 2018 mendatang.
"Mari kita jadikan Rokan Hilir sebagai barometer pelaksanakan pemilihan gubernur Riau 2018 sebagai pesta demokrasi yang menggembirakan, damai dengan tingkat partisipasi yang tinggi". harapnya disela buka bersama antara Tim Safari Ramadhan Pemprov. Riau dengann jajaran pemerintah dan elemen masyarakat Rokan Hilir, yang diselenggarakan di Bagan Siapiapi belum lama ini.
"Dapat dimaklumkan, lanjutnya, bahwa sejak berdirinya Kabupaten ini (Rokan Hilir), telah mengikuti dan menyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu), baik Pemilihan Anggota Legislatif (Pileg), Pemilihan Kepala Daerah (Pemilukada), Pemilihan Gubernur (Pilgub) maupun Pemilihan Presiden (Pilpres).
Bahwa dari beberapa perhelatan demokrasi tersebut Rokan Hilir tidak pernah ada persoalan, penyelenggaraannya berlangsung damai, dan tingkat partisipasi masyarakat Rokan Hilir dapat dikatakan relatif tinggi jika dibandingkan dari beberapa Kabupaten / Kota di Provinsi Riau.
Pada Pemilihan Gubernur Riau (Pilgubri), tingkat partisipasi pemilih Rohil mencapai 80,49 persen, sedangkan Pemilihan Legislatif (Pileg) 75,45 persen, dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 66,43 persen.
Berdasarkan angka tersebut, bisa dimaknai bahwa kualitas penyelenggaraan Pemilihan Umum di Rokan Hilir berlangsung cukup baik, yang tergambar dengan kesadaran dan kepedulian masyarakat dalam menyalurkan hak politiknya dinilai cukup baik", sebutnya.
Menjadi pengalaman bagi kita, bahwa tingkat partisipasi masyarakat, tentunya dikerenakan terjalinnya koordinasi dan komunikasi serta sinergitas antara KPU sebagai penyelenggara Pemilu dengan Pemerintah Daerah, terutama Camat dan Kepenghuluan (Desa) memili peran yang cukup strategis yang merupakan garis terdepan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Para Camat dan Penghulu bisa membantu dalam mensosialisasikan dan memberikan informasi kepada masyarakat diwilayahnya terkait dengan tahapan dalam penyelenggaraan Pemilihan Umum.
Dari data yang lansir KPU Riau, menyajikan, bahwa DPT pada Pilgubri 2018 berjumlah 3,62 juta jiwa yang terdiri laki-laki sebanyak 1.840.292 pemilih dan perempuan 1.782.196 pemilih.
Sementara Kabupaten Rokan Hilir terdiri dari 15 kecamatan, 184 desa/kelurahan, jumlah TPS 1322. Rinciannya, laki-laki 188.830 dan perempuan 180.585 dengan total 369.415 pemilih.
Bilamana tingkat partisipasi pemilih Rokan Hilir diasumsikan berkisar 75 persen dari jumlah DPT, maka kurang lebih 277.061 suara yang diperebutkan oleh empat pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau 2019 - 2024, yakni Paslon nomor urut 1 H. Syamsuar - Edinatar Nasution, nomor urut 2 Firdaus - H. Rusli Efendi, nomor urut 3 H. Lukman Edy - Erianto dan Paslon nomor urut 4. H. Yulyandi Rachman - H. Suyatno.
Plt. Bupati Drs. Jamiludin "optimis dengan kekompakan masyarakat Rokan Hilir yang telah terbangun dengan cukup baik selama ini dapat kita pertahankan, dengan demikian kualitas Pilgubri 2018 ini dapat wujudkan dengan tingkat partisipasi yang baik pula, pungkasnya. ( Humas dan Protokol)***
TERKAIT



Tulis Komentar