Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Senin, 04 Juli 2022
INDEX BERITA

Muflihun Pj Wali Kota Pekanbaru Resmikan Cabang Pusat Oleh-Oleh Khadijah
Muflihun Pj Walikota Pekanbaru Ikuti Rakerwil I APEKSI Di Medan
Riau Menjadi Tuan Rumah Rakor Gubernur Se Sumatra, Akan Di Hadiri 3 Menteri
Sekda Pemprov Riau, Buka Sekaligus Pimpin Rapat Entry Meeting PPPD Riau Tahun 2022
Afrizal Sintong Bupati Rohil Serahkan 978 SK PPPK Guru Tahap l Dan ll Formasi 2021
Pj Bupati Kampar: Para Mahasiswa Berikan Inovasi, Kreatifitas Dalam Membangun Daerah
Muflihun: HUT Pekanbaru Jadi Momen Bersinergi Dengan Semua Pihak
Bupati Rohil Afrizal Sintong, Minta Seleksi Bujang Dan Dara Dilaksanakan Secara Ketat
Pj Wako Pekanbaru Muflihun Buka Bazar UMKM Di Pekan Raya Tenayan Raya
Pj Wali Kota Pekanbaru Muflihun Buka Sosialisasi Pendidikan Etika Dan Budaya Politik
Bupati Afrizal Dan Wabup Rohil Sambut Kedatangan Jamaah Haji Kabupaten Rohil Di Pekanbaru
Afrizal Sintong Bupati Rohil Resmikan Pembakaran Replika Kapal Tongkang Tahun 2022
Pj Walikota Turun Langsung Iringi Kirab Dan Display Drumband IPDN
Pj Wali Kota Pekanbaru: Minta Dinas UKM Berserta Camat Dan Lurah Dukung Promosi Produk UMKM
Muflihun Pj Walikota: Harapkan Dukungan Media Dalam Menjalankan Kegiatan Pemko
Polresta Pekanbaru Bagikan 650 Paket Bansos
Pemkab Nias Barat Serius Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Para Nelayan
Kamsol Pj Bupati Kampar Terima Kunjungan Pengurus REI Riau
Terkait Korupsi Dana Anggaran Proyek 2013-2015, MA Hukum Terdakwa Bayar Kerugian Negara Rp114 Miliar
Dewan Pers Dengan Tegas: Yang Penting Media Yang Bersangkutan Berbadan Hukum PT
Jawaban Pemerintah, Atas Pandangan Fraksi-fraksi DPRD Kampar Terkait RPP APBD Kampar TA 2021
Paripurna DPRD Kampar Terkait RPP APBD Kampar Tahun Anggaran 2021
Paripurna DPRD Kampar Terkait RPP APBD Kampar Tahun Anggaran 2021
PT. SHJ Lepas Tangan Atas Meninggal Tenaga Kerjanya, Lalu Siapakah Yang Bertanggunjawab...?
Bupati Rohil Serahkan SK Pengangkatan CPNS Formasi Tahun 2021
Hukrim
Terakit Kasus Penganiayaan Anak Dibawah Umur
Polres Lampura Gelar Perkara & Tetapkan Terlapor Sebagai Tersangka

Kamis, 11/07/2019 - 10:19:58 WIB
Polres Lampura Gelar Perkara & Tetapkan Terlapor Sebagai Tersangka***
 
TERKAIT:
   
 
LAMPUNG UTARA, (MTN) - Polres Lampung Utara (Lampura) telah menggelar perkara tindak pidana penganiayaan anak di bawah umur yang dialami saudara Robi Andriansyah (16) bin Mukti, warga Desa Kotabumi Tengah Barat, Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampura, di ruang Mapolres setempat, Selasa (9/7/2019).

Kejadian penganiayaan tersebut dilaporkan oleh korban Robi Andriansyah (16) yang saat ini masih duduk di bangku SMA, dengan alamat Dusun 01/RT 02, Desa Kotabumi Tengah Barat, Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampura. Atas dasar laporan/pengaduan nomor : LP / 371 / B-1 / VI / 2019 / Polda Lampung / SAT RES LU, Tanggal 02 Juni 2019, Polres Lampura kemudian melakukan penjemputan terhadap terlapor dan melakukan penyelidikan, saat ini sudah digelar perkara dan terlapor sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Diceritakan Kronologis kejadian pada hari minggu tanggal 02 Juni 2019, pada waktu kejadian pelapor sedang mengendarai sepeda motor bersama dengan saksi a.n Siti Kuraisin yang merupakan Ibu pelapor, melintas di depan rumah terlapor.

Pada saat itu, dari kejauhan pelapor melihat ada seorang anak berusia sekitar 5 tahun sedang bermain di TKP, lalu pelapor memperlambat laju kendaraan, sesampainya di TKP anak tersebut jatuh sendiri di dekat TKP dan menurut pelapor, jatuhnya anak tersebut bukan disebabkan oleh pelapor,

Melihat kejadian tersebut, terlapor keluar dari rumah dan langsung menampar pelapor, dari kejadian tersebut pelapor mengalami sakit pada pipi bawah dan mata sebelah kanan.

Atas dasar laporan tersebut, IPDA Demy Apriyadi selaku Kanit Penyidik Perlindungan Anak (PPA): membenarkan bahwa telah terjadi tidak pidana penganiayaan anak di bawah umur yang dialami oleh saudara Robi Andriansyah (16), dan telah dilakukan proses Hukum dan telah digelar perkara, saat ini terlapor telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Dia (Nopri) emosi kemudian menampar saudara Robi Andriansyah, Kerena tindakan tersebut terlapor dapat dikenakan proses hukum dengan ancaman hukumannya Tiga Tahun Enam Bulan, karena itu masih dibawah lima tahun dan bukan pasal pengecualian jadi terlapor/tersangka tidak bisa ditahan, ada beberapa pasal yang bisa ditahan seperti, penadahan, tipu gelap itu walaupun dibawah lima tahun bisa ditahan, “kata IPDA Demy saat dikonfirmasi diruang kerjanya.Selasa (09-07-2019) (Rayid-IWO)***
Editor: Sarah


Komentar Anda :
Redaksi | Advertorial
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2013 - 2020 PT. Noah Mifaery Pers, All Rights Reserved