Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Rabu, 16 Juni 2021
INDEX BERITA

Nazar : Berharap Kepada Pihak Perusahaan - Perusahaan Dapat Membantu
Bupati Pelalawan: Minta Beberapa Perusahan Berkontribusi Dalam Pemeliharaan Jalan
Kampar Targetkan Tanam Padi Seluas 6 Ribu Hektar Tahun 2021
Bupati Zukri Tegaskan OPD Mengambil Kebijakan Untuk Demi Kesejahteraan Masyarakat
Muslimawati Catur Sosialisasikan Pemanfaatan Agar Sampah Bernilai Ekonomi
H.Zukri Bupati Pelalawan Panggil Tujuh Perusahaan Yang Beroperasi Di Beberapa Kecamatan
Catur : Mahasiswa Bagian Tak Terpisahkan Dari Pemerintah Dan Masyarakat Kampar
H. Syafaruddin Poti, SH Wkl Ketua DPRD Prov Riau Terima Kunjungan Pansus Kehutanan DPRD Prov Sumut
Pelayanan Khususnya Dalam Pelayanan Terhadap Kebakaran
DPRD Kampar Terima Laporan Pertanggung Jawaban Bupati Kampar Pelaksanaan APBD Tahun 2020
Bupati H.Zukri : Beri Sanksi Kepada PKS Pemegang DO Monopoli Tunggal
H. Catur Sugeng Bupati Kampar Lantik Pengurus IPRY-KK Periode 2021-2022
Pemkab Kampar Ikuti Rapat Persiapan MTQ Provinsi Riau Dan STQ Tingkat Nasional Tahun 2021
Bupati Kampar dan Gubernur Sumut Jadi Saksi Pernikahan
Bupati Kampar Sampaikan Hasil Peninjauan Langsung Ke Kuntu Darussalam
Kapolri Sigit Akan Tegur Kapolda Dan Kapolres Yang Belum Tindak Premanisme
Syamsuar Gubernur Riau Ajak Masyarakat Doakan Almarhum Istri Menku Ham Yasonna
Pendemi Covid-19 Tak Halangi Kita Jalankan Program Peningkatan Kesejahteraan Keluarga
Yusri : Ini Momentum Kebangkitan Petani Di Kabupaten Kampar
Bupati Kampar Sampaikan Pengantar Dan Jawaban Ranperda
Bupati Kuansing: Mari Kita Berikhtiar Bersama Untuk Mewujudkan Kuansing Bermarwah
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kampar Tentang Rancangan Peraturan Daerah Tahun 2020
Bupati Rokan Hilir Resmikan Hutan Kota Bagansiapiapi
Pemkab Kampar Tekankan OPD Untuk Tingkatkan Peserta JKN-KIS
Listyo Sigit Paparkan 5 Manajemen Kontijensi Tangani Zona Merah Covid-19
DPRD Pekanbaru Kota
Terkait Penetapan Dokumen Revisi RPJMD Pekanbaru Tahun 2017-2020
Victor Parulian, Nafsu Proyek Tak Terbendung Pada Saat Rakyat Lapar

Rabu, 13/05/2020 - 23:23:14 WIB
Victor Parulian Anggota DPRP Pekanbaru Dari Fraksi PDIP***
 
PEKANBARU, (Mediatransnews.com) - Victor Perulian S, Anggota DPRD Pekanbaru dari Fraksi PDIP, bicara blak-blakan terkait isu RPJMD Kota Pekanbaru yang banyak menuai pro-kontra di ranah publik.

Kenapa tidak, dari sejumlah anggota Fraksi partai berlambang banteng bermoncong putih, hanya dia yang tidak menghadiri Paripurna laporan pansus DPRD Pekanbaru terhadap pembahasan Ranperda kota Pekanbaru tentang penetapan dokumen revisi RPJMD Pekanbaru tahun 2017-2020 yang dilaksanakan, Selasa (12/5/2020) kemarin.

"Ianya sangat kecewa dengan kawan-kawan yang selama ini saya anggap satu perjuangan, satu tarikan nafas dalam mengkritisi kebijakan Walikota Pekanbaru yang tidak populer dan mengabaikan kepentingan masyarakat dalam konteks kekinian. Tapi ternyata mereka sepertinya manurut dengan Walikota. Ini sungguh memprihatinkan dan terus terang Saya mengecam keras mereka," ungkap Victor kepada berazam, melalui chat room WhatsApp, Rabu (13/5/2020) sore.

Menurut Victor,  Rapat paripurna kemarin menjadi catatan buruk dalam sejarah dan dinamika politik lokal dimana sebuah kebijakan yang semestinya melihat situasi dan kondisi yang ada, namun terlihat diwarnai oleh muatan kepentingan yang tidak berpihak kepada rakyat. "Nafsu proyek tidak terbendung, rakyat lapar tidak peduli. Itu sungguh keterlaluan. Sungguh mengabaikan perasaan masyarakat yang tengah dilanda Pandemi," kecamnya.

Lebih jauh Victor mengatakan jika sebuah produk hukum dan politik tidak sesuai dengan keinginan masyarakat, maka lihat saja nanti apa yang akan terjadi. Sanksi sosial bahkan sanksi hukum akan meledak suatu saat.

"Paripurna itu cacat baik secara politik maupun secara hukum, karena hanya dihadiri oleh 27 orang dari total 45 anggota dewan. Sementara jika merujuk kepada tatib setiap mengambil keputusan wajib dihadiri 2/3 anggota dewan baru sah," tegasnya.

Yang membuat Viktor sangat kecewa lagi,  bukan semata hanya melihat dari Tata Tertib tersebut. "Tatib satu sisi, namun yang membuat saya tidak mau menghadiri rapat paripurna kemarin adalah karena jauh sebelum nya dalam setiap rapat saya sudah keberatan dengan kebijakan Walikota yang lebih mementingkan proyek tanpa mengakomodasi covid yang sangat berdampak bagi warga kota pekanbaru.

Proyek memang dibutuhkan selagi memiliki efek domino atau trickle down efect (efek menetes kebawah) yang dapat dinikmati langsung masyarakat. 

"Namun dalam perubahan RPJMD itu saya tidak melihat ada kepentingan mendesak yang memiliki manfaat langsung bagi masyarakat. Justru yang menguat adalah kepentingan politik tertentu yang sengaja di framing demi memuluskan hasrat mereka mereka yang bersekongkol untuk menggolkan Ranperda RPJMD Pekanbaru 2017-2022 itu. Tapu Ingat, sanksi sosial dari masyarakat lebih kuat dan bisa merontokkan ambisi politik seorang pemimpin," Ucap Victor Parulian yang akrab disapa Babe ini.(Rls)***

Editor: Sarah


Komentar Anda :
Redaksi | Advertorial
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2013 - 2020 PT. Noah Mifaery Pers, All Rights Reserved