Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Selasa, 19 Januari 2021
INDEX BERITA

Heri Kawi Komisi III DPRD Kota Pekanbaru Segara Panggil Kadisdik Kota Pekanbaru
DPD SPRI Riau Gelar Seminar Menghapus Praktek Monopoli Belanja Iklan Media
Dinkes Kampar Beri Penjelasan Dan Alur Tahapan Pemberian Vaksin Covid
Alasan Memeriksa Siapa Pemakai Narkoba, Hp Pun Dibawa Kabur
Buruh Sapu THL Datangin Kediaman Ketua Komisi I DPRD Kota Pekanbaru
Dua Orang Satu Wanita Pengedar Ganja Ditangkap Resnarkoba Polres Kampar
Puan: Kapolri Diangkat Dan Diberhentikan Presiden Dengan Persetujuan DPR RI
PH Pelaku Pembunuh Sama Arti Zai Berhasil Ditangkap Sat Reskrim Polres Pelalawan
Komjen Listyo Sigit Prabowo (Kabareskrim) Polri, Calon Kuat Kapolri Dari 5 Yang Di Ajukan
Ketum IKNR P. Zalukhu: Selamat Ulang Tahun PDIP Ke-48, Semoga PDIP Semakin Jaya
Warga Asahan Terkonfirmasi Covid 19 Capai 447 Orang
Bhayangkari Cabang Asahan Serahkan Buku Pesona Dan Baju Adat Pengantin Indonesia
PNW Prov Riau 2020 Berikan Bansos Kepada Keluarga Alm Wartawan
Pemerintah Kabupaten Asahan Tandatangani MOU Dengan Universitas Asahan
Natal Wartawan Nasrani Dan Insan Pers Prov Riau Tahun 2020 Berjalan Baik Dan Sukses
Gus Yaqut: Tidak Ada Indonesia Jika Tidak Ada Islam, Kristen, Katolik, Budha, Hindu, Konghucu
Polsek Siak Hulu Amankan AR Yang Diduga Penggelapan Sepeda Motor
Kapolda dan Forkopimda Riau Tinjau Prokes Gereja Di Kota Pekanbaru
Panitia Natal Wartawan Tahun 2020, Berbagi Kasih Dengan Anak Panti Asuhan
LSM IPPH: Minta Pihak Terkait Untuk Tidak PHO Proyek Normalisasi Tersebut
Akhirnya Polsek Siak Hulu Tangkap Pelaku Judi Togel Di Desa Tanah Merah Kab. Kampar
Dr. Firdaus ST, MT, Walikota Pekanbaru Terima Penghargaan IGA 2020
Dr. Firdaus ST, MT Walikota Pekanbaru Tegaskan Sejumlah Objek Wisata Bakal Dibenahi
H. Syafaruddin Poti Resmi Jabat Wakil Ketua DPRD Riau Dari Partai PDI-P

Siak
Sudah Dua Tahun Baroperasi Tanpa Izin
Keberadaan Green Hotel Perawang Diduga Tanpa IMB Dan Izin Lainnya

Jumat, 12/06/2020 - 19:04:59 WIB
Keberadaan Green Hotel Perawang Diduga Tanpa IMB Dan Izin Lainnya***

 
SIAK, (Mediatransnews.com) -  Keberadaan Geern Hotel Perawang sejak berdiri hampir dua tahun lebih  beroperasi di Kota Industri perawang kecamatan Tualang Kabupaten Siak. Green Hotel perawang yang di duga 2 Tajun sejak berdiri dan beroperasi tampa IMB dan izin lain hingga sampai sekarang.

Pantauan awak media dilokasi yang terlihat bangunan megah, yang di kenal tempat penginapan bernama Green Hotel ini, walau tidak memiliki plang  nama. Dari kejauhan bangunan tinggi sangat kokoh dan megah  tersebut terdapat sebuah bangunan  di atasnya yang di duga sebuah penangkaran "Burung Walet.

Terkait hal tersebut, awak media yang mengkonfirmasi kepada Teguh Susanto, ST,  kabid Penyelenggaraan Perizinan dan Nonperijinan pamafaatan ruang melalui WhatsApp pribadinya. Mengatakan, belum pernah ada permohonan, jika ada permohonannya maka kita lihat dan kita proses, jawab Teguh dengan singkat.

Sementara  menurut Kasatpol PP Kaharuddin SSos MSi, melalui Kabid Perundang Undangan Subandi, S.Sos, MSi yang di dampingi Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Sahrul, SH. MH.  Menyebutkan masih mempelajari surat dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Siak, saat di konfirmasih oleh teman2 media.

"Kita pelajari dulu surat dari DLH, karena dasar pelanggaran yang dilakukan oleh pihak pengelola hotel adalah undang-undang. Sedangkan yang ditangani oleh PPNS Satpol PP adalah Peraturan Daerah (Perda) Siak," kata Sahrul.

Lanjut Sahrul, oleh sebab itu kita (Satpol PP) akan kaitkan dengan Perda Siak yang berhubungan dengan pelanggaran yang dilakukan, seperti Perda Siak Nomor 3 Tahun 2012 tentang Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

"Karena otomatis mereka (pengelola) Green Hotel belum ada IMB-nya," tandasnya.

Salah satu tokoh  masyarakat  Kecamatan Tualang  bertempat tinggal yang tidak jauh dari Lokasi Green Hotel, yang meminta namanya tidak mau di sebutkan dalam pemberitaan media, takut terancam karena pemilik hotel atau si Bos di duga di Bekaup oleh Salah satu ormas yang ada di kabupaten Siak.

Lanjut sumber, bagaimana bisa di keluarkan IMB akses jalan  masuk ke Hotal tidak sesuai aspek dan peraturan dan pasti memiliki izin pembuangan limbah ( tinja), bagaimanakah sebetulnya syarat pembuangan tinja yang memenuhi syarat kesehatan tersebut?.

Sebagai Berikut:

-Tidak boleh mengotori tanah.
-Tidak boleh mengotori air permukaan.

-Tidak boleh mengotori air tanah dalam

-Kotoran tidak boleh terbuka sehingga dapat dipakai tempat lalat bertelur atau perkembang biakan vektor penyakit lainnya

-Kakus harus terlindung dari penglihatan orang lain

-Pembuatannya mudah dan murah,katanya.

-Jamban Cemplung, untuk mencegah sekurang-kurangnya mengurangi kontaminasi tinja terhadap lingkungan, maka pembuangan kotoran manusia harus dikelola dengan baik, maksudnya pembuangan kotoran harus di suatu tempat tertentu atau jamban yang sehat. Suatu jamban disebut sehat untuk daerah pedesaan apabila memenuhi persyaratan

-Tidak mengotori permukaan tanah di sekeliling jamban.

-Tidak mengotori air permukaan di sekitarnya

-Tidak mengotori air tanah di sekitarnya.

-Tidak dapat terjangkau oleh serangga terutama lalat dan kecoa, dan binatang binatang lainya.

- Dan tidak menimbulkan bau. Ucap sumber.

Hingga tayang berita ini, belum berhasil meminta atau mendapat tanggapan dari pemilik atau pengelola hotel. (Rls)***



Komentar Anda :
Redaksi | Advertorial
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2013 - 2020 PT. Noah Mifaery Pers, All Rights Reserved