Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Rabu, 28 Oktober 2020
INDEX BERITA

Diskes Kampar: Akui Pabrik Roti Milik Saut Tobing Tidak Miliki Perizinan Produksi PIRT
Mabes Polri Mendukung Langkah Tegas Jajaran Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau
Kapolda Riau Pecat Perwira Polisi Imam Zaidi Zaid Karena Kasus Bawa 16 Kilogram Sabu
Lembaga IPSPK3-RI: Meminta Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Kampar Turun Ke Lokasi
Pabrik Roti Milik S. Tobing Tidak Miliki Izin Lingkungan Dan Hygienis Juga IPAL Atau SPAL
RR Yang Diboceng DZ Meninggal Di Tempat
LAN Riau Berharap Kepada Kapolda Riau Beri Penghargaan Kepada Anggotanya
Pengrusakan Fasilitas Warung Milik YG Sudah Satu Bulan Masih Sebatas SP2HP
Pemkab Kampar Apresiasi Program Jonguok Desa Kecamatan Tambang
Field Trip Pekansikawan Jadikan Kampar Sebagai Tujuan Study Pariwisata
Warga Meminta Pihak DPRD Dan DLH Kabupaten Kampar Turun Ke Lokasi Pabrik Roti
Industry Roti Rumahan Milik Tobing Edarkan Roti Tak Berlebel
Bhabinkamtibmas Monitor Musdes Pandau Jaya
Pdt. Masieli Zendrato Prases Resort 57 Resmikan Jemaat Persiapan Faomakhöda Manggis Tobal
DPRD KAMPAR Kunjungi Tugu Khatulistiwa Makam Syech Burhanudin
Masyarakat Riau Asal Nias Barat Laksanakan Deklarasi Relawan Menangkan ELMAR
LSM Dan Aktifis: Desak Polda Riau Perintahkan Jajarannya Berantas Judi Togel
Danrem 031 Wirabima Dukung Pencegahan Dan Pemberantas Narkoba
Setelah Viral Pemberitaan Di Media Oknum Wartawan Dapat Kiriman Pistol Via WA
Bupati Kampar Kunjungan Kerja Di Desa Pandau Jaya
Sökhiaro Halawa Nakhodai DPC HIMNI Kab. Siak Periode 2020-2024
Kapolda Riau Terima Penghargaan Indonesia Award 2020
UKM LIRA Riau Sesalkan Arogansi Satpol PP Kampar
Belum Di Prosesnya Perusak Fasilitas Cafe, Kapolres Janji Akan Tanyakan Sama Kapolsek
Mendalami Fakta Baru Terkait Pembunuhan Hakim Jamaluddin
Hukrim
Akhirnya Ketiga Pelaku Pengeroyoan FRB Tertangkap
Ketum IKNR Apresiasi Kinerja Polsek Bukit Raya Pekanbaru

Senin, 27/07/2020 - 13:43:32 WIB
Ke tiga pelaku penganiayaan berat telah di amankan polsek bukit raya pekanbaru***
 
PEKANBARU, (Mediatransnews.com) - Ikatan Keluarga Nias Riau (IKNR), melalui Ketum IKNR, Peniel Zalukhu, SH. Mengatakan kepada media, sangat apresiasi kinerja kepolisian khususnya Resort polsek Bukit Raya Pekanbaru bersama tim polresta pekanbaru, yang telah berhasil  menangkap ketiga Pelaku. Yakni: Aji alias Bobi Putra, Anton Lepok dan Anton Karok, dalam kejadian pengeroyokan sadis yang dialami Fiderman R Bu,ulolo (korban) yang terjadi pada selasa 21/7/20 pukul 17.oo sore beberapa hari yang lalu. Yang mana sempat menimbulkan keprihatian di kalangan pemuda Nias Riau, bahkan gabungan beberapa organisasi pemuda Nias Riau, yang menawarkan diri membantu Polisi mencari para pelaku. Tutur Peniel Zalukhu, saat kunjungan sosial di kediaman korban, dekat jalan parit indah kota pekanbaru. Minggu 26/7/20.

Waktu yang sama dan senada disampaikan,  Fiderman Rius Bu,ulolo (20) korban penganiayaan pengeroyokan. Melalui media ini, mengucapkan berterimakasih yang tak terbalaskan oleh saya dan keluarga saya kepada pihak aparat kepolisian yang begitu cepat meringkus ketiga pelaku, penganiayaan pengeroyoaan terhadap diri saya, dan juga berterimakasih kepada paguyuban kita orang nias khususnya kepada Ketum IKNR  dan jajaran pengurus, juga ormas lainnya kita orang nias, termasuk para mahasiswa kita asal nias yang ada di riau yang telah ikut serta ambil bagian mendukung aparat memburu pelaku dan juga mensport saya untuk bersabar menghadapi apa yang telah terjadi dan yang saya alami sampai saat ini. Dan terlebih saya berterimakasih kepada Tuhan, semenjak kejadian sampai saat ini telah memberi saya nafas yang panjang. Walau masih sangat terasa sakit akibat luka-luka di sekuncur tubuh saya yang masih belum pulih seperti sedia kala.

Katika menanyakan kepada Fiderman R Bu,ulölö (korban). Tentang perasaannya rasa sakit hati dan dendam terhadap pelaku. Fiderman FB menjawab dengan ihklas, saya sudah memaafkan para pelaku, biar lah hukum yang berbicara atas perbuatan mereka dan biarlah mereka mempertanggungjawabkan nantinya perbuatan mereka di hadapan hukum. Cakap FRB (korban).

Tambah FRB (Korban), berterimakasih banyak bila seandainya keluarga pelaku membantu dalam perobatan saya, karena memenuhi kebutuhan saya sehari-hari saja hanyalah melalui untung saya penjualan nenas itu, nah semanjak kejadian itu sampai sekarang ini saya belum bisa jualan. Bahkan semenjak kejadian itu sampai sekarang ini sudah habis uang saya hampir dua juta untuk biaya berobat. Pinta dan tutur korban.

Dengan keseimbangan berita dalam kasus tersebut diatas. Kapolsek Bukit raya Kompol Bainar yang di konfirmasi media ini melalui WhatsApp pribadinya, untuk mempertanyakan perkembangan setelah tertangkap tiga yang diduga pelaku pengeroyoan dan penganiayaan berat yang di alami FRB. Hingga turunnya berita ini belum mendapat tanggapan dari Bainar selaku pimpinan tertinggi di resort polsek bukit raya. (Red/Mtn)***




Komentar Anda :
Redaksi | Advertorial
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2013 - 2020 PT. Noah Mifaery Pers, All Rights Reserved