Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Jum'at, 30 Oktober 2020
INDEX BERITA

Hutomolin Alias Tony Ancam Laporkan Wartawan Yang Meliput Usahanya
Diskes Kampar: Akui Pabrik Roti Milik Saut Tobing Tidak Miliki Perizinan Produksi PIRT
Mabes Polri Mendukung Langkah Tegas Jajaran Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau
Kapolda Riau Pecat Perwira Polisi Imam Zaidi Zaid Karena Kasus Bawa 16 Kilogram Sabu
Lembaga IPSPK3-RI: Meminta Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Kampar Turun Ke Lokasi
Pabrik Roti Milik S. Tobing Tidak Miliki Izin Lingkungan Dan Hygienis Juga IPAL Atau SPAL
RR Yang Diboceng DZ Meninggal Di Tempat
LAN Riau Berharap Kepada Kapolda Riau Beri Penghargaan Kepada Anggotanya
Pengrusakan Fasilitas Warung Milik YG Sudah Satu Bulan Masih Sebatas SP2HP
Pemkab Kampar Apresiasi Program Jonguok Desa Kecamatan Tambang
Field Trip Pekansikawan Jadikan Kampar Sebagai Tujuan Study Pariwisata
Warga Meminta Pihak DPRD Dan DLH Kabupaten Kampar Turun Ke Lokasi Pabrik Roti
Industry Roti Rumahan Milik Tobing Edarkan Roti Tak Berlebel
Bhabinkamtibmas Monitor Musdes Pandau Jaya
Pdt. Masieli Zendrato Prases Resort 57 Resmikan Jemaat Persiapan Faomakhöda Manggis Tobal
DPRD KAMPAR Kunjungi Tugu Khatulistiwa Makam Syech Burhanudin
Masyarakat Riau Asal Nias Barat Laksanakan Deklarasi Relawan Menangkan ELMAR
LSM Dan Aktifis: Desak Polda Riau Perintahkan Jajarannya Berantas Judi Togel
Danrem 031 Wirabima Dukung Pencegahan Dan Pemberantas Narkoba
Setelah Viral Pemberitaan Di Media Oknum Wartawan Dapat Kiriman Pistol Via WA
Bupati Kampar Kunjungan Kerja Di Desa Pandau Jaya
Sökhiaro Halawa Nakhodai DPC HIMNI Kab. Siak Periode 2020-2024
Kapolda Riau Terima Penghargaan Indonesia Award 2020
UKM LIRA Riau Sesalkan Arogansi Satpol PP Kampar
Belum Di Prosesnya Perusak Fasilitas Cafe, Kapolres Janji Akan Tanyakan Sama Kapolsek
Hukrim
Pelaku Pembunuh Seorang Janda Terungkap
HL Seorang Janda Di Temukan Sudah Tidak Bernyawa Di Kamar Hotel

Jumat, 25/09/2020 - 12:15:42 WIB
Kapolresta Pekambaru Kombes Pol H. Nandang Mu’min Wijaya S.I.K., M.H yang di dampingi Kompol Bainar Kapolsek Bukit Raya Saat jumpa Pers***
 
PEKANBARU, (Mediatransnews) - Sempat viralnya mayat seorang wanita yang ditemukan di kamar 102 hotel   Sepupu Satria Hotel yang terletak di jalan Arifin Ahmad Kota Pekanbaru pada Senin 14 September 2020 terungkap.

Korban bernama Helfa Linda (45) honorer Kantor Kecamatan Langgam warga Desa Langgam Kabupaten Pelalawan Riu, diduga tewas dibunuh oleh pelaku inisial ZA (45) yang sehari-hari diketahui berprofesi sebagai nelayan di daerah Langgam.

Hal tersebut diungkap Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol H. Nandang Mu’min Wijaya S.I.K., M.H yang di dampingi Kompol Bainar Kapolsek Bukit Raya dalam jumpa pers di Mapolresta Pekanbaru, pada kamis (24/9/20) siang.

Kapolresta, peristiwa ini bermula pada hari Sabtu tanggal 12 September 2020 sekira pukul 05.00 WIB. Pada saat itu tersangka ZA menelpon korban Helfa Linda untuk berkaraoke di New Paragon KTV di Jalan Sultan Syarif Qasim No. 110 A-B-C Pekanbaru Riau. Pelaku dan korban ini sebelumnya kenal melalui di media sosial.

Selanjutnya, mereka bertemu di tempat hiburan tersebut sekira pukul 23.00 WIB bersama beberapa temannya dengan mengambil room 15 hingga berakhir sekira pukul 07.00 WIB.

Setelah selesai karaoke, tersangka ZA bersama rekannya Nursaili dan korban Helfa Linda pulang dengan menggunakan Taxi Blue Bird menuju hotel Sepupu Satria di Jalan Arifin Ahmad Kelurahan Sidomulyo Timur Kecamatan Marpoyan Damai Kota Pekanbaru. Tersangka bersama korban turun dari taxi dan mengambil kamar hotel room 102, sedangkan taxi Iangsung berangkat mengantar Nursaili ke daerah Pasir Putih.

Sewaktu di dalam kamar itu, tersangka meminta korban untuk melakukan hubungan badan layaknya suami istri. Namun ajakan itu ditolak oleh korban, sehingga tersangka berbuat nekad dengan menindih tubuh korban sambil kedua tangan tersangka menekan kuat bahu dan leher korban sehingga korban Helfa Linda mereggang nyawa.

Mengetahui korbannya tewas, pelaku meninggalkan korban di kamar tersebut sekira pukul 18.34 WIB.

Barang bukti yang berhasil diamankan diantaranya satu helai baju lengan panjang warna hitam, satu rok warna hitam, satu helai tank top warna hitam, sepasang sepatu hak tinggi, satu helai seprai warna ungu dan satu bungkus kondom. Ungkap Polres

Dalam kasus tersebut diatas,  Kapolresta Pekanbaru, tersangka di kenakan tindak pidana kejahatan sesuai pasal 338 KUH Pidana dengan ancaman 15 tahun penjara. kata Nandang.

Saat media ini mengkonfirmasi kepada pihak hotel, Iqbal mengagakan, kejadian tersebut benar adanya terjadi, namun media ini saat menanyakan apa saja persyaratan yang di minta pihak hotel kepada si penginap hotel, Iqbal mejawab, "kita tidak minta indetintas mereka karena pada saat itu mereka dalam keadaan mabuk" Ucap Iqbal dengan singkat,  Sabtu, 19/9/20. (Yg)***





Komentar Anda :
Redaksi | Advertorial
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2013 - 2020 PT. Noah Mifaery Pers, All Rights Reserved