Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Selasa, 27 Juli 2021
INDEX BERITA

DPD JPKP Bersama Anggota DPRD Kota Gusit Trimei Harefa, Kunjungi Rumah Rosima Dan Maniadi
Bupati Kampar Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Keliling Di Wilayah Siak Hulu
Bupati Kampar Ikuti Bakti Sosial Peringatan Hari Bakti TNI AU ke 74.
Diduga Direktur RSUD AA Terkesan Tutupi Nama-nama Keamanan RSUD
7 Ruko Hangus Dilalap Si Jago Merah Namun Tidak Ada Korban Jiwa
Catur Sugeng : Pemkab Kampar Komitmen Perjuangan Hak-Hak Anak Kampar
Yasonna Laoly Perluas Pembatasan TKA Yang Masuk Ke Indonesia Masa PPKM
Terkait Dugaan Korupsi Anggaran Rutin Bappeda Siak Donna Fitria Di Tahan
Setelah Menelantarkan Anak Dan Istri Lalu Nikah Lagi Tanpa Persetujuan Istri Pertama
Sekda Kampar Sholat Ied Dan Laksanakan Qurban Di Markaz Islamic Centre
Bupati Kampar Ikuti Rakor Bersama Presiden Dan Gubernur Riau
Sekda Kampar Pimpin Rapat Pembahasan RAPBD 2022
Bupati Kampar Dan Forkopimda Kampar Bincangkan Berbagai Persoalan Kampar Terkini
Kampar Terima Rp. 33,34 Milyar Dari Bankeu Khusus Provinsi Riau 2021
Kejari Nisel Geledah Kantor PT BNC Terkait Dugaan Korupsi Pembelian Tanah
Wapres RI, Maruf Amin Keluarkan Perintah Tegas
Bupati Kampar Lakukan Koordinasi Dengan Bupati Lima Puluh Kota
Bupati Kampar Bersama Sekda Kampar Kunjungi Kominfo Kampar
Sekdakab Pelalawan Tidak Menjawab Konfirmasi Terkait Dana Media
Bupati Rokan Hilir Afrizal Sintong Kukuhkan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga
Bupati Kampar Buka Kegiatan Pembinaan Pembauran Kebangsaan Tahun 2021
Komandan Kompi Lettu Kav. Gilang Abriawan: Pentingnya Kerjasama Dengan Media
Bupati Kampar Resmi Luncurkan Mobil Vaksin Keliling
Pemkab Kampar Terima Rp. 2,3 Miliar Dari Pajak TOL Pekanbaru-Dumai
Bupati Kampar Kembali Lantik Pengawas Dilingkungan Pemda Kampar
Kampar
Viralnya Pemberitaan Pabrik Nata De Coco Dan Pabrik Roti
Anggota DPRD Kampar Desak Instansi Terkait Dan Aparat Cek Lokasi Dan Kelengkapan Izin

Rabu, 04/11/2020 - 22:48:16 WIB
Anggota DPRD Kampar A.Nazara dari Fraksi PDIP., Nata de Coco dan Pabrik Roti***
 
KAMPAR, (Mediatransnews) -  Anggota DPRD Kampar A.Nazara dari Fraksi PDIP. Angkat bicara terkait Viralnya pemberitaan di berbagai media baru-baru ini. Terkait adanya pabrik di Kab. Kampar, khususnya di Kec.  Siak hulu, yang salah satunya. Home Pabrik Roti milik Saut M.Tobing yang  sudah beroperasi sekian lama, yang mana menurut  pemberitaan yang beredar kenpublik, yang hanya dengan mengatongi surat rekomendasi perizinan dari camat,  yang mana dalam surat rekom tersebut tidak tertera tanggal selain bulan dan tahun, dan sudah satu tahun keluar surat rekom dari camat tapi sampai saat ini izin-izin yang di butuhkan untuk usaha tersebut tak kunjung di urus oleh Saut M. Tobing. Dan juga pabrik usaha Nata de Coco milik Hutomolim alias Toni. Yang beralamat di Jln. Lembah Damai, Gg.Kembali, Siak Hulu. Pandau Jaya Juga yang viral pemberitaan di beberapa media.

A. Nazara saat di wawancarai beberapa wartawan di salah satu tempat di pekanbaru, tentang viralnya pemberitaan terkait adanya beberapa pabrik atau usaha yang beroperasi di wilayah Kampar, Kec. Siak hulu khususnya yang sudah lama beroperasi namun tidak melengkapi izin yang seharusya suatu usaha harus melengkapi izin terlebih dulu sebelum usaha tersebut berjalan.

Kata Nazara, bila hal itu benar terjadi, seperti pemberitaan rekan-rekan pers. Maka kita dari Dewan perwakilan rakyat daerah Kab. Kampar meminta dan berharap agar si pengusaha mengurus ke lengkapan izinnya. Hal ini terlebih kepada instansi terkait  yang berhak mengeluarkan izin pabrik usaha tersebut, agar segera turun kelokasi mengecek usaha seperti itu dan mengecek cara pengelolaannya. apalagi menyangkut pabrik yang memporduksi bahan makanan dan minuman yang identik di kosumsi orang banyak baik orang dewasa apalagi anak-anak.

Lanjut Nazara. Karena ada beberapa hal izin yang harus di lengkapi oleh sipengusaha yang memproduksi makanan dan minuman. Kalau saya tak salah, seperti. Retribusi Jualan, Surat Keterangan Domisili Usaha (SKDU), Surat Keterangan Domisili Perusahaan (SKDP), PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga), Izin BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan), Standar Nasional Indonesia (SNI), Sertifikat Halal dan izin lainnya yang bisa untuk pemasukan daerah atau PAD.

Dan bila si pengusaha tersebut tidak melengkapi izin usahanya. Maka Instansi terkait berhak untuk sementara menutup usaha tersebut sebelum izin usahanya di lengkapi. Dan aparat kepolisian bisa memeriksa dan menahan si pengusaha bila si pengusaha tersebut menyalahi  dan melanggar aturan izin sesuai ajuran instansi terkait. Ucap Nazara. Rabu, 4/11/20, yang juga Ketua DPW MOI Riau ini.

Hal senada juga, saat media ini mengkonfirmasi kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar Dedy Sambudy, beberapa hari lalu melalui WA Pribadinya. Bahwa seharusnya untuk memulai usaha, tentu harus mengurus izin terlebih dahulu. Tegas Dody. Selasa, 3/11/20. (Tim)***

Editor: Sarah


Komentar Anda :
Redaksi | Advertorial
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2013 - 2020 PT. Noah Mifaery Pers, All Rights Reserved