Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Sabtu, 06 Maret 2021
INDEX BERITA

Kapolda Riau Gencarkan Upaya Pemadaman Karhutla Di Pulau Merbau Dan Bengkalis
Polsek Siak Hulu Tangkap Tersangka Pengedar Shabu Di Desa Pandau Jaya
Polda Riau Sita 40 KG Shabu Dan 50 Ribu Butir Pil Ekstasi Dihari Ke-10 Operasi Antik 2021
Jumat Baroqah, Kasat Reskrim Polres Kampar Kembali Makan Siang Bersama Masyarakat
DPD LAN Riau Apresiasi Kinerja Polres Kampar Terkait Pemberantas Narkoba
Kapolsek Siak Hulu Bersama Danramil Pimpin Pedamkan Kebakaran Lahan Sawit Warga
Marak Pemberantasan Judi Jenis Togel Di Wilayah Kampar
Ketua DPRD Kota Gunungsitoli Acungkan Jempol Dan Berikan Apresiasi Program TMMD
Kapolda Riau Dan Istri Padamkan Karhutla Di Wilayah Rupat Bengkalis
Pengukuhan Panitia Pembangunan Gereja Bnkp Kota Pekanbaru Resort 60 BNKP
Keluarga AZ (Alm) Buat Laporan Dan Keterangan Ke Polsek Dengan Didampingi Kuasa Hukum
Pemkab Kampar Terima Penghargaan Pelayanan KB MKJP Terbaik Tingkat Provinsi Riau
Indriyanto Seno Adji : Kerumunan Di Maumere Tidak Ada Pelanggaran Pidana
Proses Hukum Atas Pembunuhan Adieli Zebua, Keluarga Korban Beri Kuasa Kepada Sejumlah Advokat
Telusuri Hot Spot Yang Terpantau Aplikasi Dashboard Lancang Kuning, AKP Rusyandi Turun Lapangan
Sejumlah Media Online Di Dilapor Kuasa Hukum SZH Ke Dewan Pers
FG (Korban), Mendesak Aparat Agar Laporannya Di Tangani Dengan Serius
Satreskrim Polres Kampar Kembali Gelar Program Jumat Barokah
Kapolsek Tapung Bagikan Masker Kepada Warga Di Pasar Muara Mahat Baru
Ratusan Media Mendapat Sertifikat Dari Dubes Maroko, Salah Satunya Beritatime.com
3 Orang Pelaku Di Tangkap Saat Mau Menggunakan Narkotika Jenis Sabu
BEM SE RIAU Berjuang Memperjuangkan Ketiga Mahasiswa Yang Di D.O Rektor
Pencanangkan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi WBK Dan WBBM
Mediasi Terkait Penganiayaan AZ Secara Kekerasan Hingga Tewas
Aniaya Istri Sendiri, AZ Diamankan Polsek Tapung
Kampar
Gelar Simulasi Pemberian Vaksin Covid-19
Dinkes Kampar Beri Penjelasan Dan Alur Tahapan Pemberian Vaksin Covid

Jumat, 15/01/2021 - 09:07:32 WIB
Dinkes Kampar Saat Beri Penjelasan Dan Alur Tahapan Pemberian Vaksin Covid***
 
KAMPAR, (Mediatransnews) - Pemerintah Kabupaten Kampar melalui Dinas Kesehatan menggelar simulasi vaksinasi Covid-19. Simulasi ini digelar sebagai bentuk dalam tahapan akhir persiapan pelaksanaan pemberian Vaksin Covid-19 agar terlaksana dengan lancar dan aman. Rangkaian tahapan simulasi pemberian vaksin covid-19 ini dilakukan di Puskesmas Kuok, pada Kamis (14/1/2021) sore.

Dalam penggelaran Simulasi pemberian vaksin covid-19 ditinjau langsung oleh Sekretaris Daerah (sekda) Kabupaten Kampar Drs. Yusri M.Si yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan Dedy Sambudi SKM M.Kes yang nantinya vaksinasi perdana akan dilaksanakan pada Jumat (15/1/2021).

Sekda Yusri mengatakan bahwa nantinya yang disuntik vaksin Covid-19 produksi Sinovac pertama berasal dari pejabat Pemda Kampar, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua organisasi dan profesi serta tokoh masyarakat.

“Esok hari yang akan disuntik vaksin Covid-19 di Kabupaten Kampar pertama kali ada Bupati, Pejabat pemda Kampar, Forkopimda, disusul tenaga kesehatan (nakes)” ucap Yusri.

Lanjutnya, Yusri berharap dengan simulasi ini supaya tidak ada terjadinya penumpukan sejak masuk hingga keluar, artinya waktu pemberian vaksin berjalan dengan efektif dan efisien.

“Kita sudah membuat pola hari ini, semoga esok dalam pelaksanaan vaksinasi perdana dan dikemudiannya bisa diterapkan dengan lancar, sehingga tidak membuat antrian atau tumpukan didalam gedung dan pemberian vaksin bisa berjalan secara cepat dan tepat” harap Yusri.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kampar Dedy Sambudi menjelaskan bahwa dalam tahapan simulasi ini ada empat tahapan yakni dimulai dari pendaftaran, skrinning (cek kesehatan), penyuntikan vaksin dan pencatatan laporan.

“Dalam simulasi tersebut ada beberapa tahapan yakni dimulainya dari tetap melaksanakan protokol kesehatan yakni memakai masker, mencuci tangan, mengukur suhu badan kemudian pendaftaran vaksinasi, screnning yang meliputi riwayat penyakit peserta vaksinasi kemudian penyuntikan vaksin covid-19 dan yang terakhir pencatatan laporan data observasi untuk melihat reaksi peserta setelah penyuntinkan vaksin” jelas Dedy.

Lanjutnya Dedy menyampaikan setelah menjalani penyuntikan vaksin pertama, peserta vaksin kemudian kembali menjalani penyuntikan vaksin Covid-19 yang kedua kalinya selang 14 hari penyuntikan pertama.

Sebelumnya bahwa pemerintah pusat menyebutkan untuk pemberian Vaksin akan di utamakan para tenaga kesehatan, mengingat mereka merupakan garda terdepan dalam menangani Virus Covid-19, sehingga menjadi prioritas awal dalam vaksinasi. Jumlah awal tahap pertama kedatangan Vaksin di Kabupaten Kampar berjumlah 2.400 Vial dan akan di peruntukan seluruhnya bagi tenaga kesehatan. (Adv/Diskominfo kampar/Humas Dinkes)***



Komentar Anda :
Redaksi | Advertorial
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2013 - 2020 PT. Noah Mifaery Pers, All Rights Reserved