Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Senin, 12 April 2021
INDEX BERITA

Bupati Kampar: Mari Bersatu Membangun Kabupaten Kampar Dengan Mendukung Program Pemerintah Daerah
Bupati Kampar Komit Terhadap Pembangunan Dan Pelestarian Adat
Rahmat Fazri Camat Siak Hulu: Menyambut Bulan Suci Ramadhan Harap Tetap Mengikuti Protokol Kesehatan
Kapolsek Harap Semua Elemen Bahu Membahu Menyukseskan Penanganan Covid 19
1 Orang Tewas Dan 2 Kritis Diduga Karena Keracunan
Gubri: Berharap Bisa Menfasilitasi Apa Yang Dibutuhkan Petani
Audensi Virtual DR Yasonna H Laoly Bersama Ephorus BNKP Dan Panitia Pembangunan BNKP Kota Pekanbaru
Datuk Puyan Gugat Perdata PT. Murini Wood Indusry
Kapolri: Cabut Telegram Larangan Media Dan Minta Maaf Atas Kesalahan Pernafsiran
Indonesia Maju Bergotongroyong Merawat Humanisme Dan Melawan Terorisme
Selain Jakarta, Listyo Juga Menyambangi Gereja-gereja Seperti Di Sulawesi Utara Dan NTT
Fajri: Yusri Erwin Harus Bertanggungjawab Dalam Kasus Galian C Tersebut
LSM: Meminta Instansi Terkait Juga Aparat Tindak Tegas SPBU No 13.283.615
4 Orang Main Judi Domino Dikedai Kopi Di Amankan Polsek Siak Hulu
Kuasa Hukum Penggugat: Pertimbangan Majelis Hakim Telah Tepat
Bupati Kampar Hadiri Rakor Pengawasan Intern Keuangan Dan Pembangunan Di BPKP Riau
Audensi DPC LAN Bangkalis Diterima Wabup H.Bagus Santoso
Kecamatan Lubuk Dalam Siak Dapat Penghargaan Terbaik Pertama Se Provinsi Riau
Mempersiapkan ASN Pemko Pekanbaru Berkelas Dunia, Pemko Pekanbaru Teken MoU Dengan LAN
Zukri Misran, Bupati Pelalawan Terpilih Periode 2021-2026 Kukuhkan Cabang IKN PT PMBN
Ketua DPRD Kampar H. Faizal Hadiri Sekaligus Lantik Ketua DPD Dan DPC PEKANIRA Se Kab. Kampar
Lagi-lagi Kasus Dugaan Korupsi Anggaran Dana Desa
Kapolri: Dua Terduga Pelaku Bom Bunuh Diri Di Depan Gereja Katedral Makasar
Pada Pelaksanaan Pembangunan Pengaman Pantai Senilai Rp 1,9 M, Diduga Adanya Pemborosan Anggaran
Ketua DPD LAN Riau, Minta Dihukum Barat Jajarannya Yang Terlibat Narkoba
Pekanbaru
Musibah Yang Sempat Viral Di Tahun 2020 Lalu
NZ Yang Kehilangan Anggota Tubuhnya, Akibat Mesin Cetak Batu Bata

Jumat, 19/02/2021 - 07:50:26 WIB
NZ Yang Kehilangan Anggota Tubuhnya, Akibat Mesin Cetak Batu Bata***
 
PEKANBARU, (Mediatransnews) - Ahmad Werni Zebua beserta istri Dewina Hulu, yang mana seperti biasa beraktifitas bekerja mencetak batu bata yang tidak jauh dari kediaman tempat tinggalnya, lebih kurang 100 m, dan membawa ke 2  anaknya yang masih balita di tempat lokasi bekerja mencetak batu bata.

Ahmad werni zebua dan istrinya dewina Hulu, tidak menyangka sebuah musibah menimpa Anak ke 2 mereka NZ(3,2) Tahun. Mengalami kecelakan di tempat kerja, bedeng batu bata jl badak kanan RT/RW 002/015. kelurahan sialang sakti, kecamatan Tenayan Raya Pekanbaru-Riau. Sabtu (22/11/20) jam 10.00 wib, Silam.

Saat itu. NZ ditempatkan dibawah tenda yang sudah dipersiapkan Ahmad Zebua yang tidak jauh dari tempat mencetak batu bata. NZ yang sebelumnya sedang tertidur, tiba-tiba NZ terbangun dari tempat tidurnya, lalu berjalan mengarah mengampiri orang tuanya yang sedang bekerja, namun NZ melewati samping mesin cetak batu bata yang sedang on atau dalam ke adaan mesin hidup.

Namun ampesnya baju gaun yang di kenakan NZ tersangkut di mesin (mesin genset) tersebut. Hingga NZ tertarik di pemutaran mesin, dengan spontan ahmad zebua dan istrinya dewina Hulu histeris, berlari ke arah NZ yang sedah terperangkap mesin batu bata.

Setelah di selamatkan dari mesin dengan rasa panik serta bercampur kesedihan, NZ langsung dilarikan kerumah RSUD AA pekanbaru. Dari hasil pemeriksaan dokter, tulang tangan kanan, tulang kaki kanan NZ remuk, sehingga dokter mengatakan harus di amputasi.

Mendengar keterangan Dokter. Orang tua NZ Ahmad Zebua beserta istri sangat terpukul karena  anak ke 2 mereka mengalami nasib tragis, karena di usia anak mereka yang masih belita umur 3,2 Tahun, yang harus kehilangan tangan kanan dan kaki kanan. Ucap AZ dengan sedih.

Sementara kami (AZ) bersama istri, tempat kami bekerja masih milik orang lain alias pekerja yang hanya bayaran upahan. Kata AZ.

Saat media ini menanyakan kepada AZ, masalah biaya rumah sakit NZ lewat via Tlp pribadinya. Mengatakan, karena kami tidak memiliki  biaya pengobatan anak kami di rumah sakit RSUD AA ini. Kami mengadu atau meminta tolong kepada Hendri Ahmad Gea selaku RT setempat, untuk bisa membatu kami mencari solusi. Ujar Ahmad Zebua.

Hendrik Ahmad (RT) setempat, setelah mendegar keluhan  AZ, lalu Hendrik Ahmad Gea (RT) meneruskan keluhan tersebut kepada Paguyuban organisasi IKNR, dan Paguyuban IKNR pun langsung mersepon dengan cepat, hingga dalam hitungan hari dana bisa terkumpul Rp6.250.000. Ujar Hendrik Ahmad Gea.

Ketika media ini meminta tanggapan Halawa selaku penyewa percetakan batu bata, tapi Halawa hanya merespon ala kadarnya berupa sukarela. Jawabnya jawab Halawa singkat.

Musibah yang di alami NZ, yang sempat sampai di telinga pemangku kepentingan di Riau, di antaranya. Istri gubernur Riau Misnarni Syamsuar,
Komandan Korem (Danrem) 031/Wira Bima Brigjen TNI Muhammad Syech Ismed, Camat tenayan Raya
serta masryakat lainnya. Hingga di waktu yang berbeda,
datang menyambangi kediaman Ahmad Zebua, dan melihat secara langsung kondisi NZ yang kehilangan dua anggota tubuh korban.

Media ini saat berbincang dengan orang tua NZ, terkait respon beberapa pihak yang membantunya. Ia nya dan keluarga sangat berterimakasih kepada semua pihak yang telah turut serta membantu biaya pengobatan anak kami di RSUD AA, terlebih kepada paguyuban IKNR dari Ketua dan jajarannya juga kepada oknum pemangku kepentingan di riau yang langsung melihat kondisi anak kami. Tidak ada balasan dari kami keluarga, hanya doalah yang bisa kami panjatkan kepada bapak/ibu. Kiranya Tuhan yang membalaskannya kepada bapak/i dan kelurga. Ucap AZ (Anw z) ***
Editor: Sarah


Komentar Anda :
Redaksi | Advertorial
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2013 - 2020 PT. Noah Mifaery Pers, All Rights Reserved