Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Minggu, 27 November 2022
INDEX BERITA

Kapolres Dumai Targetkan Bedah 2 Rumah Warga Tidak Mampu Setiap Bulan
Syahrial Ajak Pemprov Riau Diskusi Percepatan WPR Rupat Bengkalis
IOH Hadir Menyapa Kota Medan untuk Rayakan Era Baru, Jaringan Baru
Rapat Paripurna Dipimpin Langsung Yulisman Ketua DPRD Provinsi Riau Beserta Anggota
3 Orang Mahasiswa STIE Syariah Bengkalis Berhasil Meraih Medali Emas
Pemkab Bengkalis Terima Penghargaan Pokja PKP Terbaik
Muflihun Pj Wali Kota Pekanbaru Serahkan Zakat Secara Simbolis
Bupati: Kita Harus Tetap Bersatu, Kami Tidak Ada Membedakan
IOH Luncurkan Layanan Pengiriman Kartu SIM IM3 Secara Online
Nelayan Temukan Mayat Penumpang Roro KMP Mutiara Pertiwi 2 Terapung
Muflihun: Berharap Pemerintah Kota Pekanbaru, Tidak Ada Lagi Tundak Bayar
Pj Wako Muflihun: Evaluasi Pejabat Murni Sesuai Dengan Bidangnya
Polres Bengkalis Tangkap Pelaku Tindak Pidana Narkotika Bersama BB
Polres Bengkalis Tangkap Pelaku Tindak Pidana Narkotika Bersama BB
LSM IPPH Desak Kajati Riau Panggil Dan Periksa Satker NVT Dan Mario PPK BWSS
Bengkalis Terima DBH Migas Rp 716 Miliar, Paling Besar Di Riau
HUT Perusahaan IOH Ke-55 Tahun 2022, Selenggarakan Charity Golf & Gala Dinner
Media Tidak Harus Di Verifikasi Tetapi Berbadan Hukum Perusahaan Pers
Bupati Rohil Afrizal Sintong Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid
Bupati Diwakili Sekda Bengkalis, Buka Sosialisasi Simpeja-Bermasa
Bupati Afrizal Sintong Dan Wabup H.Sulaiman Azhar Sambangi Rumah Warga
H. Zukri Bicara Semenanjung Kampar Dan SM Kerumutan Di COP 27 Mesir
Startup Insurtech Fuse Jadikan Pekanbaru Poros Penjualan Asuransi
Bupati: Bersama Sama Merawat Toleransi Yang Sudah Telah Terbangun
Kasmarni Terima Penghargaan Pencapaian Jaminan Kesehatan Semesta
Pemprov. Riau
Pernyataan Kadis, Jumlah Sapi Yang Terbeli 2023 Ekor Terdiri Dari Jantan Dan Betina
LSM: Rahmat Setiyawan Diduga Bohongi Publik Terkait Proses Pengadaan Sapi

Rabu, 15/09/2021 - 23:04:01 WIB
Rahmat Setiyawan Kadis Peternakan dan Surat *""
 
TERKAIT:
   
 
PEKANBARU, (Mediatransnews) -
Pemberitaan media ini  sebelumnya yang mana pihak LSM dengan media menyuratin Dinas peternakan dan kesehatan hewan Prov Riau. Mempertanyakan proses dan tata cara pelaksanaan, terkait Pengadaan Sapi Madura yang di anggarkan pada APBD riau tahun anggaran 2021, dengan panggu anggaran Rp. 26.970.000.000,00, sapi tersebut yang akan di alokasikan di beberapa Kabupaten dan Kota di propinsi riau, yakni; Kec. Gaung - Indragiri Hilir, Kec.Sungai sembilan - Dumai, Kec. Rupat - Bengkalis, Kec. Sabak Auh - Siak, Kec. Tambusai Utara - Rokan Hulu dan Kec. Kubu - Rokan Hilir, sesuai data LPSE.

Yang mana pada surat konfirmasi tersebut, mendapat tanggapan  dari  dinas peternakan  dan kesehatan hewan prov riau, melalui surat resmi yang di tandatangani langsung Kadis drh. Rahmat Setiyawan, dengan nomor surat: 800/DPKH-SEKR/IX/2021/1198, tertanggal 8 september 2021.  Menjelaskan dalam surat tersebut bahwa pada poin ke 1 (satu), bahwa. "jumlah sapi yang terbeli sebanyak 2023 ekor yang terdiri dari 578 ekor jantan dan 1445 ekor betina".

Namun pernyataan Kadis peternakan dan kesehatan Hewan Prov Riau, pada pemberitaan salah satu media. Rabu tanggal 15/9/21. Yang berjudul, "Terkait Isu Pengadaan Sapi Madura, Ini Penjelasan Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan Riau".

Inti dalam pemberitaan tersebut, bahwa”Pengadaan Sapi Madura tersebut batal, hari ini baru diberitahu Pokja dengan waktu masa sanggah sampai besok.” ungkap Drh Rahmat Setyawan

Pengadaan Sapi Madura tersebut pula pelaksanaannya dilelang pada tanggal 2 Agustus 2021, dan pada 20 Agustus ada pengumuman pemenang. Dari 6 Perusahaan tersebut ada 4 yang menyanggah, 4 yang menyanggah disetujui 2. Dan didalam Pepres 12 itu, apabila ada sanggahan dapat dilakukan evaluasi oleh Kelompok Kerja (Pokja), kemudian Pojka melakukan evaluasi ulang sampai tanggal 10. Tetapi Panitia mempunyai hak menyanggah dari tanggal 11 sampai besok (16/09/2021). bebernya.

” Kalau sampai besok tidak ada sanggahan, maka akan dikembalikan kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) untuk Review ulang apakah ini dilanjutkan atau dibatalkan ?.” tambah Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan Prov.Riau Drh Rahmat Setiawan

Nah terkait isu adanya dugaan pelaksanaan Pengadaan Sapi Madura dikalangan masyarakat, LSM dan Awak Media kami mengucapkan terimakasih atas Informasi yang telah kami dapatkan selaku Dinas terkait. Kita selaku Dinas terkait bukan berarti tidak memberikan informasi kepada masyarakat, LSM dan Awak Media secara Transparan. Dikarenakan untuk sisitim pelaksanaan semuanya ada pada Pokja, jika Pokja selaku lelaksana sudah menjalani kinerjanya sesuai peraturan yang ada. Maka pihak Dinas melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), menandatangani segala Dokumen untuk pelaksanaan Pengadaan tersebut diatas nantinya. Papar Kadis peternakan dan kesehatan hewan provinsi riau.

Media ini yang meminta tanggapan LSM IPPH yang menyuratin dinas peternakan pada pemberitaan sebelumnya. Terkait tanggapan dan penjelasan kadis peternakan dan kesehatan hewan yang di beritakan oleh oknum media diatas. Bahwa Kadis peternakan  Rahmat Setiyawan diduga megelabui dan membohongi publik, karena di salah satu poin dalam balasan surat resminya dengan di tandatangani dan di stempel. "Mengatakan, "jumlah sapi yang terbeli sebanyak 2023 ekor yang terdiri dari 578 ekor jantan dan 1445 ekor betina". dengan nomor surat: 800/DPKH-SEKR/IX/2021/1198, tertanggal 8 september 2021. Jelas Ris. Rabu, 15/9/21, yang di hubungi media ini melalui salulernya.

Maka dengan itu patut kita menduga, adanya yang tidak beres dalam proses pengadaan sapi tersebut, karena pernyataan Kadis sebelumnya, bahwa sapi sudah terbeli sebanyak 2023 ekor terdiri dari 578 Jantan dan 1445 ekor betina, sementara pernyataan sang kadis melalui oknum media diatas masih tahap proses, kerena sangah menyanggah. Bahkan ada bahasa batal, artinya sebelum membalas surat dari LSM balum tau siapa pemenangnya, kog si kadis mengatakan sapi sudah terbeli. Ada apa atau ada apanya!.

Kita dari LSM IPPH, meminta kepada pihak penegak hukum dan instansi terkait lainya, agar mengawal, memantau dan mengikuti proses tata cara pelaksanaan pengadaan sapi di Dinas peternakan tersebut, termasuk rekan-rekan LSM dan media, ini anggaran yang lumayan besar, di dana anggaran sebesar seperti ini lah biasanya ada kesempatan oknum pejabat untuk menggorogoti uang rakyat. Pinta dan Tegas Ris.

Media ini yang mengkonfirmasi kepada Rahmat Setiawan (kadis peternakan dan kesehatan hewan) provinsi riau, melalui WatshApp pribadinya, dengan nomor +62 812-4520-5xxx Rabu, 15/9/21.

Menanyakan. Siapa pemenang tender/rekanan..?. Sapinya di datangkan dari mana..? Dan  berapa ekor di salurkan di setiap Kab dan Kota?, Walau terbaca sang kadis namun hingga tayangnya berita ini belum di tanggapi atau di respon. (Tim) ***

Editor: Sarah


Komentar Anda :
Redaksi | Advertorial
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2013 - 2020 PT. Noah Mifaery Pers, All Rights Reserved