Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Sabtu, 21 Mei 2022
INDEX BERITA

Kejari Kampar Tetapkan 2 Orang Tersangka Dugaan Korupsi Alkes
Raden Adnan: Kamsol Sudah Sangat Tepat Sebagai PJ Bupati Kampar
BNSP: Melarang Dewan Pers Untuk Mengeluarkan Sertifikasi Wartawan
Kejati Riau: Kasus Bansos Siak Yang Diduga Melibatkan Syamsuar Tetap Diproses
Bupati Kampar Dan Bupati Lainnya Ikuti Rakor Bersama Gubri
Peringati Hari Pendidikan Nasional Dan Deklarasi Anti Narkoba Tahun 2022
Afrizal Sintong Bupati Rohil Ajak Masyarakat Manfaatkan Wisata Lokal
Catur Sugeng Bupati Kampar Kunjungi Orang Tua Angkat Di Petapahan
Bupati Rohil Afrizal Buka Kegiatan Perayaan Idul Fitri 1443 H Di Kepenghuluan Sintong
PPDI Serahkan Bantuan Dari Yayasan Mesjid Baitul Jallal Pekanbaru Kepada Anak Yatim
Kapolsek Kampar AKP. M. Sibarani, SH.,MH Gelar Anev Seluruh Personil
Kapolsek Kampar AKP. M. Sibarani, SH.,MH Gelar Anev Seluruh Personil
Tomy: Minta Kamsol Kadis Pendidikan Prov Riau Jangan Tutupi Progres Kegiatannya
Raker DPRD Provinsi Riau Dengan Pemprov Riau
Kunker DPRD Provinsi Riau Ke Bappeda Provinsi Banten
Bersama Baznas, Polres Rohil Berbagi Bedah Rumah Fakir Miskin Di Bagan Hulu
Bupati Rohil Apresiasi Kepada DPRD Rohil Yang Telah Tuntas Membahas Ranperda
Rapat Paripurna DPRD Rohil, Setujui Ranperda Hymne Dan Mars Daerah
Korem 031 Wira Bima Dan Gubernur Riau Drs Syamsuar M.Si
H. Catur Bupati Kampar Sampaikan LKPJ Tahun 2021 Pada Sidang Paripurna DPRD Kampar
Ketua DPRD Kampar Pimpin Rapat Paripurna Masa Sidang I Tahun 2021
LSM: Minta Kamsol Kadis Pendidikan Prov Riau Transparan Terkait Progres Anggaran
Afrizal Sintong: Seluruh Panitia Harus Kerjasama Dan Saling Bahu Membahu
Gubri: Masyarakat Riau Sudah Sangat Rindu Event MTQ, Karena Sudah 2 Tahun Tidak Melaksanakan Karena
Sempat Tertunda, Siltap Perangkat Desa Se Rohil Segera Cair
Rokan Hulu
Korupsi Alkes RSUD Rohul Tahun Anggaran 2018 Dan 2019
Terkait Tindak Pidana Korupsi BLUD RSUD Rohul, 2 Miliar Lebih BB Disita

Minggu, 02/01/2022 - 08:07:06 WIB
Tersangka bersama BB (Ft:Net) ***
 
PEKANBARU, (Mediatransnews.com) - Kejaksaan Negeri (Kejari) Rokan Hulu, Riau, menyita uang sebesar Rp 2 miliar lebih dari dua orang tersangka perkara dugaan korupsi alat kesehatan (Alkes) RSUD Rohul.

Nilai uang yang disita dari dua orang tersangka yang berinisial SR selaku direktur PT BBS tahun 2018, dan AS selaku direktur CV SBG dan juga selaku Komisaris pada PT BBS, senilai Rp 2.092.751.129, (dua Miliar sembilan puluh dua juta tujuh ratus lima puluh satu ribu seratus dua puluh sembilan rupiah).

Dari tersangka SR disita sebesar Rp2.029.672.219, sedangkan dari tersangka AS Kejari Rohul menyita sebanyak Rp63.078.910.

“Iya hari ini, Tim Penyidik Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Rohul, berhasil melakukan penyitaan uang yang diduga merupakan hasil kejahatan dalam perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi Belanja Oksigen dan Gas di BLUD RSUD Rohul tahun anggaran 2018 dan 2019,” kata Asintel Kejati Riau, Raharjo Budi Kisnanto di Pekanbaru, Kamis sore (30/12/21).

Lebih lanjut Raharjo mengatakan, setelah dilakukan penyitaan tim Penyidik Kejari Rohul, melalui bendahara penerimaan menitipkan uang dimaksud ke Rekening Penerimaan Lainnya (RPL) Kejari Rohul.

“Uang ini disita untuk dijadikan barang bukti di persidangan. Uang Rp2 Miliar dari tangan dua tersangka Korupsi di RSUD Rohul,” pungkas Raharjo.

Sebelumnya telah diberitakan, Terkait dugaan Tindak Pidana Korupsi BLUD RSUD Rohul Tahun Anggaran 2018 & 2019, Kejari Rohul tetapkan 4 orang tersangka, Jumat (17/12/21).

Empat orang yang ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara ini, adalah FH selaku Direktur RSUD Rokan Hulu tahun 2017, NR selaku Direktur RSUD Rokan Hulu tahun 2018 hingga saat ini.

Kemudian ada SR selaku Direktur PT. Bintang Bumi Sumatera (BBS), dan AS selaku Komisaris PT. Bintang Bumi Sumatera (BBS) & selaku Direktur CV. Sinar Bintang Gasindo (SBG).

Selanjutnya penetapan tersangka dilakukan setelah gelar perkara yang dipimpin langsung oleh Kajari Rohul, Pri Wijeksono. Gelar perkara itu terkait adanya dugaan Tindak Pidana Korupsi Belanja Oksigen & Gas pada Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rokan Hulu Tahun Anggaran 2018 & 2019.

“Penetapan 4 orang tersangka ini dilakukan setelah Penyidik Kejari Rohul mengantongi alat bukti yang cukup, dan telah diterimanya Laporan Hasil Penghitungan Kerugian Keuangan Negera atau Daerah dari pihak auditor,” kata Kasi Intel Kejari Rohul Ari Supandi, kepada media, Jumat (17/12/21).

Nilai kerugian keuangan negara berdasarkan penghitungan auditor adalah sebesar Rp.2.092.751.129,- (dua miliar sembilan puluh dua juta tujuh ratus lima puluh satu ribu seratus dua puluh sembilan rupiah).(Rls)***

Editor: Sarah


Komentar Anda :
Redaksi | Advertorial
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2013 - 2020 PT. Noah Mifaery Pers, All Rights Reserved