Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Sabtu, 03 Desember 2022
INDEX BERITA

Afrizal Sintong Bupati Rohil Resmikan TVRI Stasiun Transmisi Rohil
Bupati Rohil Afrizal Sintong Resmi Lantik Hj. Rusnarwati S.Pd.,MM
Bos Tambak Udang CV HJA Diperiksa Jaksa 9 Jam
IOH Gelar IM3 Goes To Campus Di Palembang
H. Khairul Umam, Lc, M.E., Hadiri Rapat Kordinasi Lintas Sektor Di Jakarta
Puluhan Miliar Anggaran Di Sekwan DPRD Riau Diduga Tata Cara Kelola Dirahasiakan
Kasmarni Bupati Bengkalis Terima Audiensi Komisioner KPU
Polda Riau Turut Salurkan Bantuan Untuk Korban Gempa Cianjur
RAM Di Amankan Sat Resnakoba Polres Kab. Bengkalis
Tiga Dari 5 Pelaku Pembobol Rumah Warga Dihadiahi Timas Panas
Kapolres Dumai Targetkan Bedah 2 Rumah Warga Tidak Mampu Setiap Bulan
Syahrial Ajak Pemprov Riau Diskusi Percepatan WPR Rupat Bengkalis
IOH Hadir Menyapa Kota Medan untuk Rayakan Era Baru, Jaringan Baru
Rapat Paripurna Dipimpin Langsung Yulisman Ketua DPRD Provinsi Riau Beserta Anggota
3 Orang Mahasiswa STIE Syariah Bengkalis Berhasil Meraih Medali Emas
Pemkab Bengkalis Terima Penghargaan Pokja PKP Terbaik
Muflihun Pj Wali Kota Pekanbaru Serahkan Zakat Secara Simbolis
Bupati: Kita Harus Tetap Bersatu, Kami Tidak Ada Membedakan
IOH Luncurkan Layanan Pengiriman Kartu SIM IM3 Secara Online
Nelayan Temukan Mayat Penumpang Roro KMP Mutiara Pertiwi 2 Terapung
Muflihun: Berharap Pemerintah Kota Pekanbaru, Tidak Ada Lagi Tundak Bayar
Pj Wako Muflihun: Evaluasi Pejabat Murni Sesuai Dengan Bidangnya
Polres Bengkalis Tangkap Pelaku Tindak Pidana Narkotika Bersama BB
Polres Bengkalis Tangkap Pelaku Tindak Pidana Narkotika Bersama BB
LSM IPPH Desak Kajati Riau Panggil Dan Periksa Satker NVT Dan Mario PPK BWSS
Rokan Hulu
Korupsi Alkes RSUD Rohul Tahun Anggaran 2018 Dan 2019
Terkait Tindak Pidana Korupsi BLUD RSUD Rohul, 2 Miliar Lebih BB Disita

Minggu, 02/01/2022 - 08:07:06 WIB
Tersangka bersama BB (Ft:Net) ***
 
TERKAIT:
   
 
PEKANBARU, (Mediatransnews.com) - Kejaksaan Negeri (Kejari) Rokan Hulu, Riau, menyita uang sebesar Rp 2 miliar lebih dari dua orang tersangka perkara dugaan korupsi alat kesehatan (Alkes) RSUD Rohul.

Nilai uang yang disita dari dua orang tersangka yang berinisial SR selaku direktur PT BBS tahun 2018, dan AS selaku direktur CV SBG dan juga selaku Komisaris pada PT BBS, senilai Rp 2.092.751.129, (dua Miliar sembilan puluh dua juta tujuh ratus lima puluh satu ribu seratus dua puluh sembilan rupiah).

Dari tersangka SR disita sebesar Rp2.029.672.219, sedangkan dari tersangka AS Kejari Rohul menyita sebanyak Rp63.078.910.

“Iya hari ini, Tim Penyidik Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Rohul, berhasil melakukan penyitaan uang yang diduga merupakan hasil kejahatan dalam perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi Belanja Oksigen dan Gas di BLUD RSUD Rohul tahun anggaran 2018 dan 2019,” kata Asintel Kejati Riau, Raharjo Budi Kisnanto di Pekanbaru, Kamis sore (30/12/21).

Lebih lanjut Raharjo mengatakan, setelah dilakukan penyitaan tim Penyidik Kejari Rohul, melalui bendahara penerimaan menitipkan uang dimaksud ke Rekening Penerimaan Lainnya (RPL) Kejari Rohul.

“Uang ini disita untuk dijadikan barang bukti di persidangan. Uang Rp2 Miliar dari tangan dua tersangka Korupsi di RSUD Rohul,” pungkas Raharjo.

Sebelumnya telah diberitakan, Terkait dugaan Tindak Pidana Korupsi BLUD RSUD Rohul Tahun Anggaran 2018 & 2019, Kejari Rohul tetapkan 4 orang tersangka, Jumat (17/12/21).

Empat orang yang ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara ini, adalah FH selaku Direktur RSUD Rokan Hulu tahun 2017, NR selaku Direktur RSUD Rokan Hulu tahun 2018 hingga saat ini.

Kemudian ada SR selaku Direktur PT. Bintang Bumi Sumatera (BBS), dan AS selaku Komisaris PT. Bintang Bumi Sumatera (BBS) & selaku Direktur CV. Sinar Bintang Gasindo (SBG).

Selanjutnya penetapan tersangka dilakukan setelah gelar perkara yang dipimpin langsung oleh Kajari Rohul, Pri Wijeksono. Gelar perkara itu terkait adanya dugaan Tindak Pidana Korupsi Belanja Oksigen & Gas pada Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rokan Hulu Tahun Anggaran 2018 & 2019.

“Penetapan 4 orang tersangka ini dilakukan setelah Penyidik Kejari Rohul mengantongi alat bukti yang cukup, dan telah diterimanya Laporan Hasil Penghitungan Kerugian Keuangan Negera atau Daerah dari pihak auditor,” kata Kasi Intel Kejari Rohul Ari Supandi, kepada media, Jumat (17/12/21).

Nilai kerugian keuangan negara berdasarkan penghitungan auditor adalah sebesar Rp.2.092.751.129,- (dua miliar sembilan puluh dua juta tujuh ratus lima puluh satu ribu seratus dua puluh sembilan rupiah).(Rls)***

Editor: Sarah


Komentar Anda :
Redaksi | Advertorial
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2013 - 2020 PT. Noah Mifaery Pers, All Rights Reserved