Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Selasa, 07 Februari 2023
INDEX BERITA

Anggota DPRD Bengkalis Hadiri Musrenbang Di Kec. Pinggir Dan Talang Mandau
Rapat Paripurna DPRD Kampar, Agenda Hari Jadi Kabupaten Kampar KE-73 Tahun 2023
Kamsol Pj. Bupati Kampar, Kampar Makin Maju Dan Terbilang
Kasmarni Bupati Bengkalis Tinjau Pelabuhan Roro Sungai Selari
Bupati Kasmarni Hadiri Pelantikan DPD BMI Dan Ucapkan Selamat
Komisi I Febriza Luwu Dan Anggota DPRD Kab. Bengkalis Zuhandi Saat Hadiri Musrenbang Kecamatan Bukit
Kasmarni: Ajak Keluarga Besar Punguan Toga Manalu Mandau Dan Pinggir Kompak Bangun Negeri
Bupati Kasmarni Tekankan Untuk Menjalankan Tugas Secara Profesional
Masyarakat Desa, Desak Polda Sumut Panggil Dan Periksa EB, OB Dan LOB
Polda Riau Berhasil Amankan 276 Kg Narkotika Jenis Sabu
LSM Dan Media Laporkan Disprinda Bengakalis Ke Kejari
Bupati Rohil Afrizal Sintong Resmikan SPAM Di Bagan Punak Pesisir
Bupati Rohil Afrizal Sintong Bagikan 200 Paket Sembako
Pada Event Carfreenight, Ini Harapan Kades Selat Baru
Syahrial: TNI Angkatan Laut Merupakan Garda Terdepan
Pemkab Kampar Adakan Berbagai Lomba Jelang HUT Kampar Ke 73
Bupati Bengkalis Terima Audensi Dari Baznas
Kasmarni Didampingi Amril, Coffee Morning Bareng Para Tokoh Masyarakat Di Duri
Pj Wali Kota Muflihun: Punya Kenangan Masa Kecil Dilapangan SMEA
Afrizal Sintong Resmikan RS Awal Bros Yang Termegah Dan Terlengkap Di Rohil
Kualitas Kemajemukan, Kebangkitan Dan Kemajuan Sulawesi Selatan
Siswanto: Mari Bangun Roda Organisasi LBLK Kab. Bengkalis
Sofyan Wakil Ketua II DPRD Bengkalis Sambangi Jajanan Kuliner Sri Pulau
Polres Bengkalis Kembali Mengungkap Kasus Narkotika Jenis Sabu
Bupati Rohil: Sekda Merupakan Bapaknya ASN
Pemprov. Riau
Supardi: Tidak Usah Khawatir, Saya Tak Akan Cari Sana Sini
Supardi Jabat Kajati Riau Gantikan Jaja Subagja

Rabu, 24/08/2022 - 13:37:49 WIB
Dr Supardi (jaket coklat tua) saat baru mendarat di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Selasa (23/8/2022). (Foto: Istimewa) ***
 
TERKAIT:
   
 
PEKANBARU, (MTNC) - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Riau setelah resmi dijabat oleh Dr Supardi. Ia telah tiba di Pekanbaru sejak Selasa (23/8/2022) dan malam harinya langsung menggelar pisah sambut dengan pejabat Kajati yang lama, Jaja Subagja.

Di hadapan sejumlah pejabat daerah dan intansi vertikal saat acara pisah sambut, Jaja Subagja mengaku datang ditugaskan ke Riau untuk menjalankan amanah yang dititipkan Jaksa Agung ST Burhanuddin. Eks Direktur Penyidikan JANPidsus Kejagung ini mengaku baru kali pertama bertugas di Provinsi Riau.

"Ini kali pertama kalinya saya tugas di Riau. Saya dan istri mohon dukungan dan juga mohon diingatkan saat bertugas," ucap Supardi di Gedung Daerah.

Dr Supardi juga menegaskan, bahwa ia datang ke Riau untuk menjalankan amanah dari Jaksa Agung menjadi Kajati Riau. Karena itu, menurutnya para pejabat tidak usah khawatir.

"Saya jalankan amanah untuk membangun Bumi Lancang Kuning. Tidak usah khawatir, saya tak akan cari sana sini," ujar mantan Wakil Kajati DKI Jakarta ini.

Gubenur Riau (Gubri) Syamsuar mengatakan, bahwa pihaknya akan mendukung tugas-tugas Kejati Riau. Pihaknya juga menaruh harapan besar kepada Kejati Riau yang baru dalam membantu pembangunan daerah dan mensejahterakan masyarakat Riau.

"Kami akan dukung usaha Kajati Riau terutama dalam menyelesaikan masalah-masalah yang ada di Riau," katanya.

Supardi dikenal cukup agresif dalam penanganan kasus korupsi di Tanah Air. Di eranya menjabat Direktur Penyidikan JAMPidsus sejumlah kasus-kasus kelas kakap yang melibatkan korporasi dan pejabat banyak diusut tuntas. Di antaranya kasus korupsi Asabri dan korupsi di BUMN.

Terakhir, ia menjadi motor utama penyidikan kasus korupsi PT Duta Palma Grup milik Surya Darmadi di Indragiri Hulu Riau. Dalam perkara ini, kerugian negara ditaksir mencapai Rp 78 triliun. 

Akibat pengusutan kasus 'lawas' ini, membuat Supardi dalam jabatan Direktur Penyidikan JAMPidsus Kejagung digugat oleh korporasi Duta Palma Grup di Pengadilan Negeri Pekanbaru.

Lima perusahaan yang tergabung dalam Duta Palma menggugat secara praperadilan terhadap proses penyidikan, penggeledahan dan penyitaan aset-aset Duta Palma. 

Namun, meski digugat, Kejagung justru makin agresif dalam menyita aset Duta Palma Grup. Tidak saja yang ada di Riau, juga aset perusahaan yang tersebar di wilayah Indonesia, di antaranya di Jakarta dan Bali. Kejagung juga telah meminta pemblokiran seluruh aset milik Duta Palma Grup kepada Kementerian ATR/ BPN, utamanya aset-aset terkait kepemilikan tanah dan bangunan. (Red/Mcr) ***


Editor: Sarah


Komentar Anda :
Redaksi | Advertorial
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2013 - 2020 PT. Noah Mifaery Pers, All Rights Reserved