Setelah lebih dari dua bulan mengusut kasus dugaan penjualan lahan mangrove yang t" />
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Sabtu, 28 Januari 2023
INDEX BERITA

Siswanto: Mari Bangun Roda Organisasi LBLK Kab. Bengkalis
Sofyan Wakil Ketua II DPRD Bengkalis Sambangi Jajanan Kuliner Sri Pulau
Polres Bengkalis Kembali Mengungkap Kasus Narkotika Jenis Sabu
Bupati Rohil: Sekda Merupakan Bapaknya ASN
Terkait Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa, DPRD Lakukan Rapat Kerja
Bupati Kasmarni Hibahkan Tanah Kepada Bakamla
Wakil Bupati Bengkalis, H Bagus Santoso Memberikan Selamat Kepada PPS Yang Baru Dilantik.
Bupati Nias Barat Khenoki Waruwu Resmi Kukuhkan DPC PMNBI Kab.Pelalwan
Wabup Bagus: Olahraga Ajarkan Kedisiplinan Dan Gotong Royong
PMNBI Segera Laksanakan Perayaan Natal 2022 Dan Syukuran Tahun Baru 2023
Pansus Ranperda Penyertaan Modal Pemerintah Kabupaten Bengkalis
Sani: Memprioritaskan Anak-Anak Dini Wajib Belajar
Kadis Kominfo Pemkab Kampar Sampaikan Himbauan Pj. Bupati Kampar
Schedule Rencana Kerja Pansus PT. BSP Mulai Disusun
Kepala Desa Buka Pertanding Sampan Layar Jilid 3 Ketam Putih
Muflihun Targetkan Pekan Ketiga Januari Layanan Doctor On Call Diresmikan
Pimpinan Beserta Anggota DPRD Kab Bengkalis Hadiri Rapat Kordinasi
Bupati Bengkalis Kasmarni Serahkan DPA Ke SKPD
Bupati Bengkalis Apresiasi Kinerja Kejari
Kades Meskom Terima Kunjungan Al Ustadz Kembar Alwi dan Aldi Dari Jakarta
Bupati Dan Wabup Rohil Hadiri Pelantikan Anggota PPK Pemilu Tahun 2024
Open Turnamen Bupati 2022, Ditutup Langsung Bupati Rohil
Pisah Sambut Lembaga Pemasyarakatan Kelas ll A Bengkalis
Anggota DPRD Kab. Bengkalis Fraksi PDI Perjuangan Lakukan Bimtek
Gubri: Kadis PUPR Riau Harus Terbuka Terkait Proyek Ke Publik
Bengkalis
Terkait Dugaan Pembelian Lahan Mangrove Di Desa Senderak
Bos Tambak Udang CV HJA Diperiksa Jaksa 9 Jam

Kamis, 01/12/2022 - 20:51:30 WIB
Bos CV HJA Tambak Udang Diperiksa Kejaksaan Selama 9 Jam ***
 
TERKAIT:
   
 
BENGKALIS, (MTNc ) - Setelah lebih dari dua bulan mengusut kasus dugaan penjualan lahan mangrove yang termasuk dalam Hutan Produksi Terbatas (HPT) oleh Kades Senderak Harianto telah memasuki babak baru, yakni dari penyidikan ke penyidikan.

Status ini meningkat, setelah penyidik ​​khusus pidana (Pidsus) Kejari Bengkalis dimintai keterangan saksi, lebih dari 30 orang diperiksa, yakni saksi dari kelompok tani dan juga saksi lainnya.

Bahkan pada Rabu (30/11/2022), petugas penyidik ​​Bengkalis juga memeriksa seorang operator tambak bernama Ahuat Alias ​​Suhadi dari Jalan Antara RT 002, RW 001 Desa Wonosari Kecamatan Bengkalis, Direktur CV Hokky Jaya Abadi sebagai pembeli lahan mangrove .

Ahuat Alias ​​Suhadi yang mengenakan kaos warna merah marun didampingi kuasa hukumnya Jamaluddin SH menanggapi panggilan penyidik ​​sekitar pukul 11.00 WIB dan langsung masuk ke ruangan Penyidik ​​Pidsus di belakang kantor Kejari Bengkalis yang saat ini sedang menjalani rehabilitasi marathon. .

“Ya, statusnya sudah dinaikkan, dari penelitian ke penyidikan. Pemilik tambak udang hari ini kami periksa untuk dimintai keterangannya sebagai saksi," kata Kabid Pidsus Kejari Bengkalis Nofrizal, Rabu (30/11/2022).

Ia mengatakan, proses penyidikan dugaan korupsi penjualan lahan mangrove di Desa Senderak, Kecamatan Bengkalis, awalnya mendapat laporan dari masyarakat.

“Setelah lama melakukan penyelidikan, dan kami juga sudah turun ke lapangan untuk mengecek titik-titik koordinat tanah, penyelidikan terus dikembangkan dengan meminta keterangan saksi-saksi,”

Ahuat Alias ​​Suhadi saat dikonfirmasi media terkait 9 jam diperiksa di kamar karena pidsus dan berapa pertanyaan yang diajukan penyidik ​​Ahuat tidak menjawab pertanyaan media". (Safrizal) ***

Editor: Sarah


Komentar Anda :
Redaksi | Advertorial
PEDOMAN MEDIA CYBER
Copyright 2013 - 2020 PT. Noah Mifaery Pers, All Rights Reserved